Terimbas Pandemi, Industri Hulu Migas Ajukan 8 Insentif
Kamis, 23 Juli 2020 - 19:45 WIB
Menurut dia, kinerja industri hulu migas sangat bergantung pada kondisi di lapangan dan keekonomian. Untuk itu, industri ini membutuhkan insentif untuk pelaku usaha dan juga dukungan dari pemerintah.
"Terkait stimulus, beberapa waktu lalu SKK Migas sudah menyampaikan sekitar 8 insentif yang diusulkan pemerintah terutama Kementerian Keuangan yang terkait dengan perpajakan. Saya dengan menteri keuangan mempertimbangkan tetapi keputusan bukan di SKK Migas," tuturnya.
Susana menambahkan, SKK Migas juga meminta dukungan pemerintah dan stakeholder untuk dapat mengundang investor terutama investor kelas dunia untuk meningkatkan kegiatan produksi di Indonesia. (Baca juga: Komisaris Termuda BEI Pandu Sjahrir Gencar Ajak Milenial Main Saham )
"Karena sekarang cadangan kita sudah menipis. Sudah beberapa tahun cadangan kita sudah merah. Kita butuh tambahan investasi untuk memenuhi ketahanan cadangan kita yang bisa diubah menjadi produksi," tandasnya.
"Terkait stimulus, beberapa waktu lalu SKK Migas sudah menyampaikan sekitar 8 insentif yang diusulkan pemerintah terutama Kementerian Keuangan yang terkait dengan perpajakan. Saya dengan menteri keuangan mempertimbangkan tetapi keputusan bukan di SKK Migas," tuturnya.
Susana menambahkan, SKK Migas juga meminta dukungan pemerintah dan stakeholder untuk dapat mengundang investor terutama investor kelas dunia untuk meningkatkan kegiatan produksi di Indonesia. (Baca juga: Komisaris Termuda BEI Pandu Sjahrir Gencar Ajak Milenial Main Saham )
"Karena sekarang cadangan kita sudah menipis. Sudah beberapa tahun cadangan kita sudah merah. Kita butuh tambahan investasi untuk memenuhi ketahanan cadangan kita yang bisa diubah menjadi produksi," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :