Bos Bulog dan Bapanas Selow Tanggapi Rencana Vietnam Pangkas Ekspor Beras
Selasa, 06 Juni 2023 - 12:59 WIB
"Nggak apa-apa, karena itu kondisi situasi, negara-negara punya kebijakan. Sekarang kita harus mencari alternatif, Vietnam oke punya kebijakan itu, tapi ada Thailand, India, Pakistan, ya kita lihat saja," kata Buwas, sapaan akrab Budi Waseso.
Dia menambahkan, selama ini Indonesia tidak mematok jumlah pasti berapa ton beras yang dipasok dari Vietnam. Sehingga, dia tidak bisa menyebutkan berapa ton beras yang sekiranya mengurangi jatah masuk ke Tanah Air. "Saya tidak bergantung pada persen, ya begitu dia sanggup sekian, kita ambil, tergantung stok yang ada," tuturnya.
Baca juga: Indonesia Bisa Saja Terdampak Pemangkasan Kuota Ekspor Beras Vietnam
Untuk diketahui, Vietnam merupakan negara pengekspor beras terbesar ketiga di dunia setelah India, dan Thailand. Berdasarkan dokumen pemerintah Vietnam yang dikutip dari Reuters, pengurangan ekspor ini bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan.
“Pengurangan ekspor dilakukan untuk meningkatkan ekspor beras berkualitas tinggi, memastikan ketahanan pangan dalam negeri, melindungi lingkungan dan beradaptasi dengan perubahan iklim," tulis dokumen tersebut.
Dia menambahkan, selama ini Indonesia tidak mematok jumlah pasti berapa ton beras yang dipasok dari Vietnam. Sehingga, dia tidak bisa menyebutkan berapa ton beras yang sekiranya mengurangi jatah masuk ke Tanah Air. "Saya tidak bergantung pada persen, ya begitu dia sanggup sekian, kita ambil, tergantung stok yang ada," tuturnya.
Baca juga: Indonesia Bisa Saja Terdampak Pemangkasan Kuota Ekspor Beras Vietnam
Untuk diketahui, Vietnam merupakan negara pengekspor beras terbesar ketiga di dunia setelah India, dan Thailand. Berdasarkan dokumen pemerintah Vietnam yang dikutip dari Reuters, pengurangan ekspor ini bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan.
“Pengurangan ekspor dilakukan untuk meningkatkan ekspor beras berkualitas tinggi, memastikan ketahanan pangan dalam negeri, melindungi lingkungan dan beradaptasi dengan perubahan iklim," tulis dokumen tersebut.
Lihat Juga :