Alarm Resesi Berdering, Wall Street Dibuka Tertekan

Senin, 03 Juli 2023 - 23:30 WIB
Pelaku pasar masih menantikan risalah pertemuan kebijakan bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve untuk membaca petunjuk terkait laju pengetatan moneter. Risalah The Fed dijadwalkan akan terbit Rabu depan.

Alarm resesi kian mengemuka di kalangan investor setelah kurva imbal hasil (yield curve) surat utang AS mengalami inversi (inverted), yakni suatu kondisi ketika yield obligasi pemerintah jangka panjang lebih kecil daripada yield surat utang jangka pendek.

Ini mencerminkan bahwa investor mulai memindahkan uang mereka dari surat utang jangka pendek ke obligasi bertenor panjang. Indikasi ini menandai adanya pesimisme terhadap prospek ekonomi dalam waktu dekat. Pembalikan ini menjadi indikator perlambatan ekonomi.

Baca juga: Mahasiswa Mabuk Penabrak Petugas Dishub di Tangerang Ngaku Pacar Anak Wali Kota

Volume perdagangan pasar modal negeri Paman Sam juga dipandang masih akan terbatas terutama menjelang libur hari kemerdekaan pada Selasa (4/7/2023).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!