Laporan ke Jokowi, Sri Mulyani Pede Penerimaan Negara Tembus Target Tahun Ini

Selasa, 04 Juli 2023 - 13:46 WIB
Kemudian, belanja negara mencapai Rp1.254,7 triliun (41,0%), tumbuh 0,9%. Belanja Pemerintah Pusat (BPP) Rp891,6 triliun tumbuh 1,6% dimana Rp492 triliun (55,2%) dinikmati langsung masyarakat dalam bentuk Bansos-Subsidi listrik, BBM, LPG 3 kg dan pupuk, beasiswa anak-anak tak mampu, premi BPJS kesehatan bagi masyarakat miskin.

Baca Juga: Presiden Jokowi Gelar Pertemuan dengan David Hurley di Admiralty House Sydney

Sri Mulyani menambahkan, APBN juga memberikan Insentif Fiskal untuk 62 daerah tertinggal dan penurunan inflasi daerah. Juga upaya memberantas kemiskinan ekstrem dengan Dana Desa difokuskan untuk mengurangi kemiskinan ekstrem dan perbaikan tata kelola di desa. "APBN 2023 semester I surplus Rp152,3 triliun, keseimbangan primer surplus Rp 368,2 triliun. Ini hasil positif yang sangat baik," tegas Menkeu.

Menkeu menegaskan, APBN 2023 terus bekerja keras melindungi rakyat dan ekonomi. Dia mengklaim APBN juga semakin sehat dan berkelanjutan. "Itu prestasi yang tidak mudah pada saat banyak negara mengalami krisis ekonomi dan kesulitan Keuangan Negara/utang," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!