Bos SKK Migas Ungkap Harga Ambil Alih Blok Masela dari Shell
Jum'at, 07 Juli 2023 - 19:36 WIB
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menyebut harga ambil alih Blok Masela oleh Pertamina. Foto/Dok
JAKARTA - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas ) Dwi Soetjipto memastikan harga ambil alih 35% hak partisipasi atau participating interest (PI) milik Shell di Blok Masela oleh PT Pertamina (Persero) di bawah USD1 miliar. Nilai sekitar Rp15,1 triliun (kurs Rp15.152).
Baca juga: Sah! Alih Kelola Blok Masela Diputuskan Akhir Juli Bareng IDD
"(Di bawah USD1 miliar?) Iya di bawah," jelasnya ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (7/7/2023).
Ia pun membeberkan alasan Shell akhirnya mau melepas hak partisipasinya di bawah angka tersebut. Dwi menambahkan, pemerintah juga mengingatkan perusahaan minyak dan gas (migas) asal Belanda itu memiliki banyak bisnis di Indonesia. Oleh karena itu pemerintah ingin Shell dapat mempercepat jalannya proyek ini.
"Kita harapkan Shell bisa percepat proyek ini supaya segera deal. Pemerintah approach ke Shell karena Shell bukan hanya di Masela saja. Shell juga punya downstream business juga. Shell masuk di EBT juga, masih banyak," paparnya.
"Kita ingatkan anda kan ada bisnis juga di sana sini, di sini negara sangat berkepentingan menjaga energy security dan Masela ini diharapkan betul," pungkasnya.
Baca juga: Sah! Alih Kelola Blok Masela Diputuskan Akhir Juli Bareng IDD
"(Di bawah USD1 miliar?) Iya di bawah," jelasnya ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (7/7/2023).
Ia pun membeberkan alasan Shell akhirnya mau melepas hak partisipasinya di bawah angka tersebut. Dwi menambahkan, pemerintah juga mengingatkan perusahaan minyak dan gas (migas) asal Belanda itu memiliki banyak bisnis di Indonesia. Oleh karena itu pemerintah ingin Shell dapat mempercepat jalannya proyek ini.
"Kita harapkan Shell bisa percepat proyek ini supaya segera deal. Pemerintah approach ke Shell karena Shell bukan hanya di Masela saja. Shell juga punya downstream business juga. Shell masuk di EBT juga, masih banyak," paparnya.
"Kita ingatkan anda kan ada bisnis juga di sana sini, di sini negara sangat berkepentingan menjaga energy security dan Masela ini diharapkan betul," pungkasnya.
Lihat Juga :