Pakistan Resmi Jadi Pasien IMF, Diguyur Utang Rp50 Triliun
Jum'at, 14 Juli 2023 - 11:01 WIB
Kesepakatan utang dianggap sebagai penyelamat bagi Pakistan, yang telah berada di ambang gagal bayar setelah delapan bulan negosiasi alot mengenai disiplin fiskal.
Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengatakan bahwa dana talangan ini merupakan sebuah langkah besar dalam upaya pemerintah untuk menstabilkan ekonomi dan mencapai stabilitas makroekonomi.
"Ini memperkuat posisi ekonomi Pakistan untuk mengatasi tantangan-tantangan ekonomi jangka pendek dan menengah, memberikan ruang fiskal bagi pemerintah berikutnya untuk memetakan jalan ke depan," katanya.
Pemerintahan Koalisi Sharif akan menghadapi pemilihan umum nasional tahun ini dan harus mengambil langkah-langkah disiplin fiskal.
Langkah-langkah ini termasuk bank sentral yang menaikkan suku bunga kebijakannya ke rekor tertinggi 22% sementara rakyat Pakistan harus berjuang melawan inflasi mencapai sekitar 29% dan pemerintah menaikkan pajak baru sebesar 385 miliar rupee atau skitar USD1,39 miliar.
Jangkar Kebijakan
Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengatakan bahwa dana talangan ini merupakan sebuah langkah besar dalam upaya pemerintah untuk menstabilkan ekonomi dan mencapai stabilitas makroekonomi.
"Ini memperkuat posisi ekonomi Pakistan untuk mengatasi tantangan-tantangan ekonomi jangka pendek dan menengah, memberikan ruang fiskal bagi pemerintah berikutnya untuk memetakan jalan ke depan," katanya.
Pemerintahan Koalisi Sharif akan menghadapi pemilihan umum nasional tahun ini dan harus mengambil langkah-langkah disiplin fiskal.
Langkah-langkah ini termasuk bank sentral yang menaikkan suku bunga kebijakannya ke rekor tertinggi 22% sementara rakyat Pakistan harus berjuang melawan inflasi mencapai sekitar 29% dan pemerintah menaikkan pajak baru sebesar 385 miliar rupee atau skitar USD1,39 miliar.
Jangkar Kebijakan
Lihat Juga :