Luhut: Jokowi ke China Jajaki Investasi Raksasa Mobil Listrik
Selasa, 25 Juli 2023 - 14:34 WIB
Setelah melakukan pertemuan dengan pihak BYD, Luhut mengungkapkan, dirinya juga akan menemui bos Tesla Elon Musk, pada 3 Agustus 2023 mendatang. Pertemuan dengan orang terkaya di dunia itu dilakukan Luhut untuk membahas rencana investasi Tesla di Indonesia terkait ekosistem kendaraan listrik. "Saya akan menemui Elon minggu depan pada tanggal 3 Agustus, di California. Tentang investasi Tesla, kita akan lihat pada 3 Agustus," ungkapnya.
Ia mengaku optimis lantaran Indonesia memiliki keunggulan atas nikel yang menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik. Luhut pun mengungkapkan, seluruh harga komoditas dunia sedang menurun kecuali bijih nikel.
Baca Juga: Di Depan Media Asing, Luhut Puji Jokowi Soal Penanganan Inflasi
Sebab, tren harga nikel yang masih mengalami kenaikan salah satunya dipicu dari langkah Indonesia yang dapat menghasilkan kobalt dari bijih nikel di Indonesia. Upaya hilirisasi yang terus digencarkan pemerintah pun secara langsung memberikan dampak bagi penciptaan lapangan pekerjanan di dalam negeri.
"Sebab, kalau melihat sekarang, semua harga komoditas turun kecuali bijih nikel, kenapa harga nikel naik? Karena kita dapat mengekstraksi kobalt dari bijih nikel. Jadi kita memiliki komoditas khusus yang menurut saya dibutuhkan oleh global, jadi kami diberkati untuk ini," tutup Luhut.
Ia mengaku optimis lantaran Indonesia memiliki keunggulan atas nikel yang menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik. Luhut pun mengungkapkan, seluruh harga komoditas dunia sedang menurun kecuali bijih nikel.
Baca Juga: Di Depan Media Asing, Luhut Puji Jokowi Soal Penanganan Inflasi
Sebab, tren harga nikel yang masih mengalami kenaikan salah satunya dipicu dari langkah Indonesia yang dapat menghasilkan kobalt dari bijih nikel di Indonesia. Upaya hilirisasi yang terus digencarkan pemerintah pun secara langsung memberikan dampak bagi penciptaan lapangan pekerjanan di dalam negeri.
"Sebab, kalau melihat sekarang, semua harga komoditas turun kecuali bijih nikel, kenapa harga nikel naik? Karena kita dapat mengekstraksi kobalt dari bijih nikel. Jadi kita memiliki komoditas khusus yang menurut saya dibutuhkan oleh global, jadi kami diberkati untuk ini," tutup Luhut.
(nng)
Lihat Juga :