Pensiunan Tidak Perlu Cemas, Pos Indonesia dan KSP Nusantara Siap Membantu
Rabu, 29 Juli 2020 - 23:43 WIB
KOPNUSPOS meyakini bahwa salah satu program usaha KOPNUSPOS yaitu “Usaha Pensiun Bersama KOPNUSPOS“ dapat melahirkan pensiunan yang mandiri, kreatif dan berdaya saing sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang dapat berkontribusi meningkatkan produktivitas para pensiunan dan meningkatkan daya saing produk nasional pada pasar Internasional.
Ketua Pengurus KSP Nusantara Dedi Damhudi menambahkan, melalui program Usaha Pensiun Bersama KOPNUSPOS para calon pensiunan akan diberikan pelatihan-pelatihan dan pendampingan dalam berbagai bidang wirausaha seperti pertanian, perdagangan, perikanan dan bidang jasa seperti Agenpos, dan jasa lainnya.
"Di samping itu program usaha KOPNUSPOS ini akan memberikan bantuan kredit dengan mudah sehingga para calon pensiunan PNS, TNI, POLRI agar tetap produktif dimasa pensiun,“ jelasnya.
(Baca Juga: Pos Indonesia Meraih Anugerah PR Award 2020 )
Dengan program ini KOPNUSPOS sangat optimis meraih potensi market pensiun TASPEN dan ASABRI serta ASN yang masih sangat besar dimana pensiunan TASPEN dan ASABRI mencapai 3,1 juta orang dan ASN aktif sebanyak 4,3 juta orang, sehingga Top Management kedua belah pihak sepakat menargetkan pertumbuhan pelayanan kepada 1 juta Pensiunan pada tahun 2025.
Ketua Pengurus KSP Nusantara Dedi Damhudi menambahkan, melalui program Usaha Pensiun Bersama KOPNUSPOS para calon pensiunan akan diberikan pelatihan-pelatihan dan pendampingan dalam berbagai bidang wirausaha seperti pertanian, perdagangan, perikanan dan bidang jasa seperti Agenpos, dan jasa lainnya.
"Di samping itu program usaha KOPNUSPOS ini akan memberikan bantuan kredit dengan mudah sehingga para calon pensiunan PNS, TNI, POLRI agar tetap produktif dimasa pensiun,“ jelasnya.
(Baca Juga: Pos Indonesia Meraih Anugerah PR Award 2020 )
Dengan program ini KOPNUSPOS sangat optimis meraih potensi market pensiun TASPEN dan ASABRI serta ASN yang masih sangat besar dimana pensiunan TASPEN dan ASABRI mencapai 3,1 juta orang dan ASN aktif sebanyak 4,3 juta orang, sehingga Top Management kedua belah pihak sepakat menargetkan pertumbuhan pelayanan kepada 1 juta Pensiunan pada tahun 2025.
Lihat Juga :