Pertamina Sebut Akhir Juli BBM Satu Harga Bertambah Lima Titik
Kamis, 30 Juli 2020 - 08:25 WIB
Terkait pelayanan gas yang dilakukan Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai subholding gas, Pertamina menegaskan seluruh penugasan dari pemerintah tetap berjalan sesuai target.
PGN terus melakukan pembangunan infrastruktur transmisi dan distribusi gas bumi. Dampaknya, pengembangan disitribusi kian meluas ke beberapa wilayah baru, diikuti dengan pengembangan jaringan gas rumah tangga di sekitar pusat ekonomi yang ditumbuhkan oleh adanya pipa distribusi.
Bahkan sejak IPO, khususnya pengembangan jargas PGN telah menunjukkan kenaikan sambungan rumah yang signifikan. Dari sekitar 64.800 sambungan rumah (SR) menjadi sekitar 399.600 SR pada tahun 2019. Pembangunan jargas juga telah melayani daerah pelosok seperti Aceh, Kalimatan Utara (Tarakan), Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sorong.
“Dari tahun 2000-2019, sebaran penugasan jargas mandiri maupun jargas APBN yang dibangun PGN Group sebanyak 399.600 SR di 17 provinsi dan 60 kabupaten/kota di Indonesia, dengan total infrastruktur pipa sekitar 3.800 km,” ungkap Fajriyah.
Di tahun 2020, meski sempat terkendala oleh pandemi, PGN konsisten untuk melanjutkan pembangunan jargas rumah tangga, dengan target 127.800 SR di 23 Kabupaten atau kota.
PGN terus melakukan pembangunan infrastruktur transmisi dan distribusi gas bumi. Dampaknya, pengembangan disitribusi kian meluas ke beberapa wilayah baru, diikuti dengan pengembangan jaringan gas rumah tangga di sekitar pusat ekonomi yang ditumbuhkan oleh adanya pipa distribusi.
Bahkan sejak IPO, khususnya pengembangan jargas PGN telah menunjukkan kenaikan sambungan rumah yang signifikan. Dari sekitar 64.800 sambungan rumah (SR) menjadi sekitar 399.600 SR pada tahun 2019. Pembangunan jargas juga telah melayani daerah pelosok seperti Aceh, Kalimatan Utara (Tarakan), Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sorong.
“Dari tahun 2000-2019, sebaran penugasan jargas mandiri maupun jargas APBN yang dibangun PGN Group sebanyak 399.600 SR di 17 provinsi dan 60 kabupaten/kota di Indonesia, dengan total infrastruktur pipa sekitar 3.800 km,” ungkap Fajriyah.
Di tahun 2020, meski sempat terkendala oleh pandemi, PGN konsisten untuk melanjutkan pembangunan jargas rumah tangga, dengan target 127.800 SR di 23 Kabupaten atau kota.
Lihat Juga :