Distribusi BBM dan LPG ke Lutra Kembali Normal Pascabanjir Bandang
Kamis, 30 Juli 2020 - 15:34 WIB
Penyintas banjir bandang membawa tabung Bright Gas ke kamp pengungsian di Luwu Utara. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
Baca Juga: Jelang Idul Adha 2020, Pertamina Siapkan Pasokan BBM dan LPG di Sulawesi
Rata-rata penyaluran harian BBM produk Gasoline (Premium, Pertalite, dan Pertamax) untuk wilayah Luwu Utara mencapai 90 kilo liter (KL)/hari, sedangkan untuk produk Gasoil (Solar, Dexlite, dan Pertamina Dex) mencapai 42 KL/hari. Untuk LPG, rata-rata penyaluran harian mencapai 25,3 metric ton (MT)/hari.
Penyintas banjir bandang membawa tabung Bright Gas ke kamp pengungsian di Luwu Utara. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide.
Laode juga menjelaskan bahwa Pertamina terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan BBM dan LPG untuk Kabupaten Luwu meskipun harus menempuh jalur alternatif yang memakan lebih banyak waktu. "Supply BBM untuk Kabupaten Luwu diambil dari Fuel Terminal (FT) Palopo, sedang LPG diambil dari dua Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kota Palopo," ungkapnya.
Baca Juga: Jelang Idul Adha 2020, Pertamina Siapkan Pasokan BBM dan LPG di Sulawesi
Rata-rata penyaluran harian BBM produk Gasoline (Premium, Pertalite, dan Pertamax) untuk wilayah Luwu Utara mencapai 90 kilo liter (KL)/hari, sedangkan untuk produk Gasoil (Solar, Dexlite, dan Pertamina Dex) mencapai 42 KL/hari. Untuk LPG, rata-rata penyaluran harian mencapai 25,3 metric ton (MT)/hari.
Penyintas banjir bandang membawa tabung Bright Gas ke kamp pengungsian di Luwu Utara. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide.
Laode juga menjelaskan bahwa Pertamina terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan BBM dan LPG untuk Kabupaten Luwu meskipun harus menempuh jalur alternatif yang memakan lebih banyak waktu. "Supply BBM untuk Kabupaten Luwu diambil dari Fuel Terminal (FT) Palopo, sedang LPG diambil dari dua Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kota Palopo," ungkapnya.
Lihat Juga :