Dibanduli Data Pengangguran, Wall Street Dibuka Jatuh
Kamis, 07 September 2023 - 23:23 WIB
Kekhawatiran ini semakin menyala seiring kenaikan harga mentah ke level tertinggi sepanjang tahun ini, memicu kekhawatiran tentang biaya energi dan pengaruhnya terhadap inflasi.
Inflasi yang tinggi merupakan kabar tidak sedap bagi pasar, sebab akan mendorong bank sentral untuk kembali memperketat moneter dengan kebijakan suku bunga. Rates yang tinggi dapat menekan selera investor terhadap aset berisiko seperti saham.
Baca juga: Ini Draf Perubahan Jadwal Pendaftaran Capres-Cawapres yang Diusulkan KPU
Melansir Investing, Kamis (7/9/2023), pasar masih menantikan pidato sejumlah pejabat The Fed di sebuah konferensi teknologi finansial (fintech). Komenter bank sentral menjadi petunjuk untuk mengukur seberapa besar potensi kenaikan suku bunga di masa depan.
Inflasi yang tinggi merupakan kabar tidak sedap bagi pasar, sebab akan mendorong bank sentral untuk kembali memperketat moneter dengan kebijakan suku bunga. Rates yang tinggi dapat menekan selera investor terhadap aset berisiko seperti saham.
Baca juga: Ini Draf Perubahan Jadwal Pendaftaran Capres-Cawapres yang Diusulkan KPU
Melansir Investing, Kamis (7/9/2023), pasar masih menantikan pidato sejumlah pejabat The Fed di sebuah konferensi teknologi finansial (fintech). Komenter bank sentral menjadi petunjuk untuk mengukur seberapa besar potensi kenaikan suku bunga di masa depan.
(uka)
Lihat Juga :