Terungkap! Inilah Pihak-pihak di Balik Transaksi Nego Emiten Nikel Rp1,1 Triliun
Selasa, 12 September 2023 - 08:48 WIB
Menariknya, harga transaksi ini sama dengan harga initial public offering (IPO) MBMA sebesar Rp795 per saham. Data mencatat bahwa pihak penerima (buyer) saham dari transaksi ini adalah investor asing.
Sedangkan transaksi kedua difasilitasi oleh PT Verdhana Sekuritas Indonesia. Harga yang dipakai ini masih berada di rentang pergerakan harga MBMA di pasar reguler pada Senin (11/9/2022), yakni berada di area Rp830-Rp855 per saham.
Hingga Senin (11/9/2023) pukul 23:36 WIB, pihak MBMA belum memberikan tanggapan di Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai transaksi ini. Saham MBMA sendiri berakhir menguat 0,60% di Rp840 per saham, dengan net-transaksi senilai Rp65,54 miliar.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Cukup Imbang Lawan Turkmenistan U-23, Shin Tae-yong: Wajib Menang dan Lolos ke Piala Asia!
MBMA merupakan emiten yang bergerak di industri pertambangan nikel sebagai bahan baku pembuatan baterai kendaraan listrik. Lokasi penambangan terletak di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.
Sedangkan transaksi kedua difasilitasi oleh PT Verdhana Sekuritas Indonesia. Harga yang dipakai ini masih berada di rentang pergerakan harga MBMA di pasar reguler pada Senin (11/9/2022), yakni berada di area Rp830-Rp855 per saham.
Hingga Senin (11/9/2023) pukul 23:36 WIB, pihak MBMA belum memberikan tanggapan di Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai transaksi ini. Saham MBMA sendiri berakhir menguat 0,60% di Rp840 per saham, dengan net-transaksi senilai Rp65,54 miliar.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Cukup Imbang Lawan Turkmenistan U-23, Shin Tae-yong: Wajib Menang dan Lolos ke Piala Asia!
MBMA merupakan emiten yang bergerak di industri pertambangan nikel sebagai bahan baku pembuatan baterai kendaraan listrik. Lokasi penambangan terletak di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.
(uka)
Lihat Juga :