Badai Resesi Menyerang Negara Adidaya, Awas Mengancam Industri Nasional
Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:17 WIB
Selain itu kata dia, pada sektor impor akan mengganggu pasokan kedelai, minyak, gas, kapas, gula, beberapa bahan kimia dan suku cadang pesawat. Sehingga, diharapkan pemerintah Indonesia segera mencari alternatif impor dari negara lain agar stok barang-barang itu tetap terjaga.
"Impor kita yang besar dari AS berupa kedelai, migas, kapas, gula, aneka kimia dan parts pesawat. Iniberarti sejumlah komoditi ekspor perlu mencari negara tujuan lain di Asia," ujarnya.
(Baca Juga: Daftar Negara Resesi Akibat Corona, Dari Amerika Hingga Spanyol )
Sambung dia menjelaskan, secara garis besar resesi di negara adidaya AS akan menimbulkan daya beli dan penurunan impor. "Tahun lalu Total AS ekspor ke Indonesia USD7,76 miliar and impor dari Indonesia USD20,15 miliar. AS mengalami defisit perdagangan dari Indonesia sebesar USD12,39 Miliar," kata dia.
Sebagai informasi AS dipastikan telah masuk jurang resesi setelah ekonomi nomor satu di dunia tersebut mengalami kontraksi atau minus 32,9% secara tahunan pada kuartal II 2020. Ini merupakan penurunan terburuk sepanjang sejarah.
"Impor kita yang besar dari AS berupa kedelai, migas, kapas, gula, aneka kimia dan parts pesawat. Iniberarti sejumlah komoditi ekspor perlu mencari negara tujuan lain di Asia," ujarnya.
(Baca Juga: Daftar Negara Resesi Akibat Corona, Dari Amerika Hingga Spanyol )
Sambung dia menjelaskan, secara garis besar resesi di negara adidaya AS akan menimbulkan daya beli dan penurunan impor. "Tahun lalu Total AS ekspor ke Indonesia USD7,76 miliar and impor dari Indonesia USD20,15 miliar. AS mengalami defisit perdagangan dari Indonesia sebesar USD12,39 Miliar," kata dia.
Sebagai informasi AS dipastikan telah masuk jurang resesi setelah ekonomi nomor satu di dunia tersebut mengalami kontraksi atau minus 32,9% secara tahunan pada kuartal II 2020. Ini merupakan penurunan terburuk sepanjang sejarah.
Lihat Juga :