Maksimal Potensi Pertanian Pesisir Selatan Lewat Proyek IPDMIP
Senin, 03 Agustus 2020 - 20:55 WIB
Menurutnya, proyek IPDMIP akan berjalan semakin maksimal sebab turut dikawal oleh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kosratani. “Dalam implementasi di lapangan nantinya, petani akan selalu didampingi penyuluh pertanian dari BPP Kostratani agar hasil pertanian menjadi lebih maksimal. Dan produksi juga bisa meningkat,” ujar Dedi.
(Baca Juga: Peran Kostratani Jateng Semakin Diperkuat dengan ToT CSA SIMURP )
Di Pesisir Selatan, ada sekitar 7 BPP Kostratani yang berada di lokasi Lokasi IPDMIP. Yaitu BPP Bayang, BPP IV Jurai, BPP Batang Kapas, BPP Sutera, BPP Lengayang, BPP Linggo Sari Baganti, dan BPP Lunang yang menjadi lokasi panen padi.
Panen di lokasi IPDMIP wilayah BPP Kostratani Lunang, dilakukan Kelompok Tani Talao dengan penyuluh Eni Warnita. Panen dilakukan pada lahan seluas 25 hektare (ha) dengan varietas Junjuang dan masa panen 1 hari.
Produktivitas GKP yang dihasilkan sebanya 5,8 ton/ha, dengan harga GKP sekitar Rp. 5.000/kg atau sekitar Rp 350.000/karung. “Kita berharap keberhasilan ini bisa membuat petani terus semangat untuk meningkatkan lagi produktivitasnya,” harap Dedi Nursyamsi. (EZ)
(Baca Juga: Peran Kostratani Jateng Semakin Diperkuat dengan ToT CSA SIMURP )
Di Pesisir Selatan, ada sekitar 7 BPP Kostratani yang berada di lokasi Lokasi IPDMIP. Yaitu BPP Bayang, BPP IV Jurai, BPP Batang Kapas, BPP Sutera, BPP Lengayang, BPP Linggo Sari Baganti, dan BPP Lunang yang menjadi lokasi panen padi.
Panen di lokasi IPDMIP wilayah BPP Kostratani Lunang, dilakukan Kelompok Tani Talao dengan penyuluh Eni Warnita. Panen dilakukan pada lahan seluas 25 hektare (ha) dengan varietas Junjuang dan masa panen 1 hari.
Produktivitas GKP yang dihasilkan sebanya 5,8 ton/ha, dengan harga GKP sekitar Rp. 5.000/kg atau sekitar Rp 350.000/karung. “Kita berharap keberhasilan ini bisa membuat petani terus semangat untuk meningkatkan lagi produktivitasnya,” harap Dedi Nursyamsi. (EZ)
(akr)
Lihat Juga :