Sucofindo Sediakan Layanan Validasi dan Verifikasi Perhitungan Klaim Karbon
Selasa, 17 Oktober 2023 - 12:49 WIB
Layanan pemastian data melalui validasi dan verifikasi oleh PT Sucofindo untuk perhitungan klaim karbon krusial bagi ekosistem bursa karbon. Foto/Ilustrasi/Dok. Sindonews
JAKARTA - PT Sucofindo mendukung ekosistem bursa karbon dengan menyediakan layanan pemastian data melalui validasi dan verifikasi dengan menerbitkan opini untuk perhitungan klaim karbon para pelaku usaha. Hal itu sejalan dengan peran Sucofindo sebagai lembaga validasi dan verifikasi untuk skema gas rumah kaca (GRK) dan nilai ekonomi karbon (NEK).
"Kami siap mendukung pemerintah mewujudkan perdagangan karbon dan menjadikan Indonesia sebagai bursa karbon dunia, melalui layanan lembaga validasi dan verifikasi dengan skema GRK dan NEK yang telah terakreditasi KAN," ungkap Direktur Utama PT Sucofindo Jobi Triananda dalam keterangan pers, Selasa (17/10/2023).
Baca Juga: Bursa Karbon RI Kedatangan Satu Lagi Perusahaan Energi
Jobi menilai, perdagangan karbon di Indonesia menjadi peluang untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan besarnya potensi proyek aksi mitigasi perubahan iklim di Indonesia, tegas dia, Sucofindo mampu membantu mewujudkan pusat pasar karbon dunia melalui layanan penerbitan opini dari validasi dan verifikasi perhitungan karbon.
Layanan validasi serta verifikasi tersebut, jelas Jobi, sangat dibutuhkan pada ekosistem bursa karbon. Dalam ekosistem bursa karbon ini, peran LVV Sucofindo adalah melakukan pemastian atas inventarisasi emisi organisasi dan klaim penurunan dan penyerapan emisi dari proyek-proyek karbon yang diperjualbelikan.
Kepala Strategic Business Ecoframework Sucofindo Budi Utomo menambahkan, bagi perusahaan yang turut berpartisipasi dalam bursa karbon akan dapat memperoleh manfaat, yaitu mendapatkan keuntungan dari nilai ekonomi karbon yang diperjualbelikan. "Perusahaan atau pelaku usaha dapat menggunakan kesempatan ini sebagai branding green labelling seperti upayanya untuk carbon neutral," jelas Budi.
"Kami siap mendukung pemerintah mewujudkan perdagangan karbon dan menjadikan Indonesia sebagai bursa karbon dunia, melalui layanan lembaga validasi dan verifikasi dengan skema GRK dan NEK yang telah terakreditasi KAN," ungkap Direktur Utama PT Sucofindo Jobi Triananda dalam keterangan pers, Selasa (17/10/2023).
Baca Juga: Bursa Karbon RI Kedatangan Satu Lagi Perusahaan Energi
Jobi menilai, perdagangan karbon di Indonesia menjadi peluang untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan besarnya potensi proyek aksi mitigasi perubahan iklim di Indonesia, tegas dia, Sucofindo mampu membantu mewujudkan pusat pasar karbon dunia melalui layanan penerbitan opini dari validasi dan verifikasi perhitungan karbon.
Layanan validasi serta verifikasi tersebut, jelas Jobi, sangat dibutuhkan pada ekosistem bursa karbon. Dalam ekosistem bursa karbon ini, peran LVV Sucofindo adalah melakukan pemastian atas inventarisasi emisi organisasi dan klaim penurunan dan penyerapan emisi dari proyek-proyek karbon yang diperjualbelikan.
Kepala Strategic Business Ecoframework Sucofindo Budi Utomo menambahkan, bagi perusahaan yang turut berpartisipasi dalam bursa karbon akan dapat memperoleh manfaat, yaitu mendapatkan keuntungan dari nilai ekonomi karbon yang diperjualbelikan. "Perusahaan atau pelaku usaha dapat menggunakan kesempatan ini sebagai branding green labelling seperti upayanya untuk carbon neutral," jelas Budi.
Lihat Juga :