Bantuan Mesin Bisa Bantu Sektor Pertanian Warga Hadapi Dampak El Nino
Rabu, 18 Oktober 2023 - 21:49 WIB
Mesin merupakan salah satu modal utama untuk kegiatan pertanian yang berguna untuk mempermudah dan mempercepat proses pengolahan lahan, mengingat sebagian besar lahan sawah merupakan lahan tadah hujan sehingga para petani terpacu masa waktu tanam.
Direktur Operasional RMKE, William Saputra, mengatakan bahwa bantuan traktor adalah permulaan. Perusahaan akan melakukan pendampingan yang berkesinambungan, sehingga tidak menutup peluang akan adanya introduksi teknologi baru lainnya yang dapat diterapkan pada budidaya padi sawah.
“Kegiatan ini merupakan salah satu komitmen perusahaan untuk mendukung kemandirian ekonomi di wilayah operasional RMKE, tentunya ini akan dilakukan secara konsisten sehingga dapat memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan kepada masyarakat sekitar. Ke depannya masyarakat dapat lebih mandiri secara ekonomi,” kata William, dalam keterangan tertulis, Rabu (18/10/2023).
Perusahaan memberdayakan masyarakat sesuai potensi desa, dengan jumlah luas lahan sawah 178,5 ha dan jumlah petani sekitar 80 orang. Program ini akan membantu meningkatkan produktivitas hasil panen per tahun yang saat ini mencapai sekitar 5,3 ton per Ha menjadi minimal 6 ton per ha. Penggunaan mesin pertanian seperti pemanfaatan traktor dan adopsi inovasi pertanian lainnya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil panen sehingga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lokal, khususnya di sektor pertanian.
“Bantuan mesin traktor ini tentu akan sangat berguna bagi masyarakat, kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan perusahaan, dan kami menunggu program selanjutnya,” kata Lili, warga RT 025 sekaligus sebagai Ketua Kelompok Tani Suka Maju 2.
Direktur Operasional RMKE, William Saputra, mengatakan bahwa bantuan traktor adalah permulaan. Perusahaan akan melakukan pendampingan yang berkesinambungan, sehingga tidak menutup peluang akan adanya introduksi teknologi baru lainnya yang dapat diterapkan pada budidaya padi sawah.
“Kegiatan ini merupakan salah satu komitmen perusahaan untuk mendukung kemandirian ekonomi di wilayah operasional RMKE, tentunya ini akan dilakukan secara konsisten sehingga dapat memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan kepada masyarakat sekitar. Ke depannya masyarakat dapat lebih mandiri secara ekonomi,” kata William, dalam keterangan tertulis, Rabu (18/10/2023).
Perusahaan memberdayakan masyarakat sesuai potensi desa, dengan jumlah luas lahan sawah 178,5 ha dan jumlah petani sekitar 80 orang. Program ini akan membantu meningkatkan produktivitas hasil panen per tahun yang saat ini mencapai sekitar 5,3 ton per Ha menjadi minimal 6 ton per ha. Penggunaan mesin pertanian seperti pemanfaatan traktor dan adopsi inovasi pertanian lainnya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil panen sehingga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lokal, khususnya di sektor pertanian.
“Bantuan mesin traktor ini tentu akan sangat berguna bagi masyarakat, kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan perusahaan, dan kami menunggu program selanjutnya,” kata Lili, warga RT 025 sekaligus sebagai Ketua Kelompok Tani Suka Maju 2.
Lihat Juga :