27 Perusahaan Antre IPO, Ada 11 Punya Aset Jumbo di Atas Rp250 Miliar
Sabtu, 21 Oktober 2023 - 13:43 WIB
Baca Juga: MNC Sekuritas Bawa 3 Calon Emiten Baru Usai MSIE Listing
Dari daftar pipeline perusahaan yang akan IPO, sebanyak 4 perusahaan berasal dari sektor bahan baku atau basic materials. Kemudian, 4 perusahaan lainnya berasal dari konsumer siklikal, dari sektor konsumer non siklikal juga terdapat 4 perusahaan.
Pada sektor industri dan infrastruktur juga masing-masing terdapat 4 perusahaan dalam pipeline. Selanjutnya, 3 perusahaan lainnya berasal dari sektor energi dan 3 perusahaan lagi dari sektor teknologi, serta 1 perusahaan dari sektor kesehatan.
Melansir laman e-ipo, saat ini terdapat tiga perusahaan yang tengah memasuki masa penawaran awal atau bookbuilding yakni, PT Kian Santang Muliatama Tbk, PT Agro Bahari Nusantara Tbk, dan PT Mastersystem Infotama Tbk. Sementara satu perusahaan lainnya dalam masa pre-effective yaitu PT Ikapharmindo Putramas Tbk.
Hingga akhir tahun 2023, OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp200 triliun. Target tersebut memang turun dari tahun lalu mengingat kondisi tahun 2023 ini yang berbeda dengan tahun 2022. OJK menilai bahwa situasi ekonomi global saat ini belum begitu masih penuh ketidakpastian.
Dari daftar pipeline perusahaan yang akan IPO, sebanyak 4 perusahaan berasal dari sektor bahan baku atau basic materials. Kemudian, 4 perusahaan lainnya berasal dari konsumer siklikal, dari sektor konsumer non siklikal juga terdapat 4 perusahaan.
Pada sektor industri dan infrastruktur juga masing-masing terdapat 4 perusahaan dalam pipeline. Selanjutnya, 3 perusahaan lainnya berasal dari sektor energi dan 3 perusahaan lagi dari sektor teknologi, serta 1 perusahaan dari sektor kesehatan.
Melansir laman e-ipo, saat ini terdapat tiga perusahaan yang tengah memasuki masa penawaran awal atau bookbuilding yakni, PT Kian Santang Muliatama Tbk, PT Agro Bahari Nusantara Tbk, dan PT Mastersystem Infotama Tbk. Sementara satu perusahaan lainnya dalam masa pre-effective yaitu PT Ikapharmindo Putramas Tbk.
Hingga akhir tahun 2023, OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp200 triliun. Target tersebut memang turun dari tahun lalu mengingat kondisi tahun 2023 ini yang berbeda dengan tahun 2022. OJK menilai bahwa situasi ekonomi global saat ini belum begitu masih penuh ketidakpastian.
(akr)
Lihat Juga :