Bombardir Gaza, Ekonomi Israel Bergejolak Boncos Lebih Rp300 Triliun

Selasa, 24 Oktober 2023 - 11:19 WIB
Shekel telah turun setiap hari sejak serangan 7 Oktober oleh Hamas yang menewaskan ratusan warga Israel dan memicu serangan balasan ke Gaza. Shekel adalah salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di dunia bulan ini dengan penurunan hampir 6% terhadap dolar.

Yaron mengatakan bahwa para pembuat kebijakan tidak memiliki target nilai tukar, namun ingin memastikan bahwa tidak ada fluktuasi yang tidak normal dan untuk memastikan berfungsinya pasar secara penuh dan tepat pada umumnya, dan pasar valuta asing pada khususnya.

Baca Juga: Diguncang Perang dan Krisis Politik, Seberapa Kuat Ekonomi Israel

Sementara, Pemerintah Israel sedang merencanakan program stimulus besar-besaran untuk masa perang, dengan defisit anggaran yang mungkin melebar tahun ini menjadi 3,5% dari PDB.

"Situasi masih cair dan tidak pasti, yang berarti bahwa Bank Sentral Israel dapat melakukan penurunan suku bunga jika proyeksi dampak negatif terhadap pertumbuhan menjadi lebih umum atau lebih tahan lama daripada risiko depresiasi mata uang," kata analis Morgan Stanley termasuk Georgi Deyanov dan Alina Slyusarchuk mengatakan dalam sebuah catatan. Bank Wall Street ini memindahkan ekspektasi pemangkasan pertama Januari tahun depan.

Meskipun para pembuat kebijakan telah menunjuk depresiasi shekel sebagai risiko inflasi utama, perang dapat membawa gangguan besar pada perekonomian yang akan menahan harga konsumen dengan menekan permintaan konsumen akan barang dan jasa.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!