Israel Siapkan Serangan Darat, Harga Minyak Kembali Menghangat
Kamis, 26 Oktober 2023 - 08:36 WIB
Analis price futures, Phil Flynn, mengatakan, awalnya harga minyak turun di awal sesi perdagangan. Namun harga itu berbalik arah lantaran meningkatnya risiko geopolitik.
Israel meningkatkan pemboman di Gaza selatan dan kekerasan berkobar di tempat lain di Timur Tengah. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sedang mempersiapkan invasi darat ke Gaza.
Menurut laporan Badan Informasi Energi (EIA), persediaan minyak mentah AS naik 1,4 juta barel pada minggu terakhir menjadi 421,1 juta. Jumlah itu melebihi kenaikan 240.000 barel yang diperkirakan oleh para analis.
Data EIA “lebih bearish karena ini merupakan perubahan besar dari data API yang ditarik ke data EIA,” kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho, kepada Reuters, dikutip Kamis (26/10/2023).
Data industri dari American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa menunjukkan penurunan stok minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan.
Israel meningkatkan pemboman di Gaza selatan dan kekerasan berkobar di tempat lain di Timur Tengah. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sedang mempersiapkan invasi darat ke Gaza.
Menurut laporan Badan Informasi Energi (EIA), persediaan minyak mentah AS naik 1,4 juta barel pada minggu terakhir menjadi 421,1 juta. Jumlah itu melebihi kenaikan 240.000 barel yang diperkirakan oleh para analis.
Data EIA “lebih bearish karena ini merupakan perubahan besar dari data API yang ditarik ke data EIA,” kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho, kepada Reuters, dikutip Kamis (26/10/2023).
Data industri dari American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa menunjukkan penurunan stok minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan.
Lihat Juga :