Perang Ukraina Makin Mahal, Produsen Senjata Raksasa Jerman Kerek Harga Amunisi

Kamis, 26 Oktober 2023 - 14:58 WIB
Pasukan Kiev diduga menggunakan peluru kaliber 155 mm dalam serangkaian serangan artileri terhadap infrastruktur sipil di kota Donetsk pada Mei. Baca Juga: 4 Miliarder Rusia Kena Sanksi AS Usai Diduga Raup Untung dari Perang Ukraina

Berdasarkan kesepakatan itu, Rheinmetall akan memasok Kiev sebanyak 333.333 butir amunisi kaliber besar dengan masing-masing peluru berharga setidaknya € 3.600 (USD3.813). Ditambahkan, bahwa bahwa harga itu diperkirakan akan naik lagi.

Menurut Kementerian Keuangan Jerman, dalam "situasi pasar saat ini, Rheinmetall tidak siap untuk secara sepihak menetapkan jumlah pesanan yang mengikat selama seluruh periode kontrak, waktu pengiriman atau harga tertentu."

Sebelum Februari 2022, peluru artileri dijual dengan harga standar pasar yakni €2.000 per unit. "Anda tidak bisa lagi memproduksi peluru di Eropa seharga 2.000 euro," kata seorang ekonom militer yang meminta untuk tidak disebutkan namanya kepada Welt am Sonntag.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!