Sinar Primera dan Gaw Capital Akan Kembangkan Pusat Data di Batam
Kamis, 02 November 2023 - 12:30 WIB
Proyek pusat data ini dimulai di Nongsa Digital Park, Batam, yang dijadwalkan akan beroperasi pada kuartal keempat 2024. Fasilitas tersebut akan berbentuk bangunan 1 lantai dengan kapasitas hingga 6 megawatt (MW). Tujuannya adalah menyediakan fasilitas data center mutakhir guna memenuhi kebutuhan bisnis penyimpanan data yang andal dan aman.
Menurut dia, kampus pusat data di Nongsa Digital Park akan memperkuat memperkuat konektivitas digital antara Singapura dan Indonesia.
Sementara, Direktur Pelaksana dan Kepala Platform IDC, Asia Gaw Capital, Kok Chye Ong mengatakan Asia telah menjadi pusat pertumbuhan dalam industri data center. "Platform pusat data Gaw Capital mencakup jaringan pusat data strategis yang terletak di pasar utama Asia, termasuk Indonesia, yang menjadi bagian dari tren pertumbuhan ini," kata dia.
Baca Juga: Integrasi NIK-NPWP, Nurul Arifin Ingatkan Keamanan Data Pribadi Masyarakat
Sebagai informasi, Gaw Capital telah memprioritaskan investasi di sektor pusat data selama beberapa tahun terakhir dan telah berhasil mengumpulkan dana untuk platform pusat data internet (IDC) mereka pada September 2020, dengan dana sekitar USD1,3 miliar dalam ekuitas.
Menurut dia, kampus pusat data di Nongsa Digital Park akan memperkuat memperkuat konektivitas digital antara Singapura dan Indonesia.
Sementara, Direktur Pelaksana dan Kepala Platform IDC, Asia Gaw Capital, Kok Chye Ong mengatakan Asia telah menjadi pusat pertumbuhan dalam industri data center. "Platform pusat data Gaw Capital mencakup jaringan pusat data strategis yang terletak di pasar utama Asia, termasuk Indonesia, yang menjadi bagian dari tren pertumbuhan ini," kata dia.
Baca Juga: Integrasi NIK-NPWP, Nurul Arifin Ingatkan Keamanan Data Pribadi Masyarakat
Sebagai informasi, Gaw Capital telah memprioritaskan investasi di sektor pusat data selama beberapa tahun terakhir dan telah berhasil mengumpulkan dana untuk platform pusat data internet (IDC) mereka pada September 2020, dengan dana sekitar USD1,3 miliar dalam ekuitas.
(nng)
Lihat Juga :