Kemarau Panjang, Santri Ganjar Dropping 30.000 Liter Air Bersih di Sragen
Rabu, 08 November 2023 - 08:30 WIB
Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) menyalurkan air bersih di daerah yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang di Mondokan, Sragen, Jawa Tengah. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) menyalurkan air bersih di daerah yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang. Kegiatan tersebut dilakukan di Mondokan, Sragen, Jawa Tengah.
Selain sebagai bentuk kepedulian, SDG Jateng terhadap masyarakat yang membutuhkan, kegiatan itu juga bertujuan untuk menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 2024. Kekeringan yang berkepanjangan telah melanda sebagian wilayah di Jawa Tengah, mengakibatkan kesulitan pasokan air bersih bagi masyarakat di daerah-daerah yang terdampak.
Baca Juga: Ganjar Selangkah Lebih Maju soal Dukungan ke Palestina, Relawan: Sebelumnya Dicaci, Kini Dipuji
Dalam upaya membantu masyarakat yang memerlukan, relawan SDG Jateng bergerak cepat untuk mengorganisir dan melaksanakan penyaluran air bersih ke wilayah Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen. Kegiatan itu mendapat dukungan besar dari para relawan SDG Jateng dan masyarakat setempat.
Selain sebagai bentuk kepedulian, SDG Jateng terhadap masyarakat yang membutuhkan, kegiatan itu juga bertujuan untuk menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 2024. Kekeringan yang berkepanjangan telah melanda sebagian wilayah di Jawa Tengah, mengakibatkan kesulitan pasokan air bersih bagi masyarakat di daerah-daerah yang terdampak.
Baca Juga: Ganjar Selangkah Lebih Maju soal Dukungan ke Palestina, Relawan: Sebelumnya Dicaci, Kini Dipuji
Dalam upaya membantu masyarakat yang memerlukan, relawan SDG Jateng bergerak cepat untuk mengorganisir dan melaksanakan penyaluran air bersih ke wilayah Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen. Kegiatan itu mendapat dukungan besar dari para relawan SDG Jateng dan masyarakat setempat.
Lihat Juga :