Pengamat Ungkap Beragam Keputusan Erick yang Sebabkan Dividen BUMN Lampaui Target

Senin, 27 November 2023 - 21:03 WIB
Dia sepakat yang terus memangkas jumlah BUMN, bahkan menargetkan hanya 30 BUMN di masa yang akan datang. Menurutnya, upaya tersebut langkah tepat agar Indonesia benar-benar memiliki perusahaan pelat merah yang jauh lebih baik.

"Hampir setengah keuntungan BUMN di 2022 misalnya disumbangkan sektor perbankan (Himbara). Artinya kondisi pareto BUMN relatif masih belum berubah," ucap dia.

Toto menyampaikan efisiensi dan penguatan BUMN lewat holding akan menciptakan kondisi BUMN yang lebih mumpuni. Dengan demikian, kontribusi BUMN kepada negara dan masyarakat akan jauh lebih besar ke depan.

Baca juga: Mengenal Tugas dan Kewajiban KSAD Lengkap dengan Daftar Pejabat

"Dengan program restrukturisasi seperti pembentukkan holding atau merger, kinerja BUMN mestinya bisa lebih ditingkatkan. Ke depan, Indonesia mungkin akan lebih punya sedikit BUMN tapi punya daya saing yang lebih kuat," kata Toto.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!