Moskow Didesak Serius Hadapi Ancaman Energi yang Dilontarkan AS
Minggu, 03 Desember 2023 - 18:09 WIB
Komite Investigasi Rusia sebelumnya membuka penyelidikan atas insiden serupa, di mana 19 gerbong barang yang membawa pupuk mineral tergelincir pada 11 November di Wilayah Ryazan, sekitar 200 km tenggara Moskow. Belakangan, kasus tersebut direklasifikasi sebagai "aksi teroris".
Baca Juga: Rusia: Dunia yang Berpusat pada Amerika Serikat Segera Berakhir
Awal pekan ini, lembaga penegak hukum melaporkan penangkapan seorang pria sehubungan dengan serangan tersebut, dan mengatakan bahwa serangan tersebut dilakukan atas nama Ukraina.
Beberapa media Barat sebelumnya melaporkan, mengutip sumber Ukraina yang tidak disebutkan namanya, bahwa agen yang bekerja untuk Dinas Keamanan Ukraina (SBU) telah meledakkan bahan peledak di terowongan kereta api di Siberia, menargetkan rute tersebut karena dugaan penggunaannya untuk mengangkut pasokan militer.
Pada bulan September 2022, jaringan pipa gas Nord Stream 1 dan 2, yang menghubungkan Rusia dan Jerman di bawah Laut Baltik, disabotase oleh ledakan. Berlin belum mengidentifikasi pelaku serangan tersebut, yang menurut Moskow didalangi oleh badan intelijen AS. Sementara itu, beberapa media Barat menyatakan bahwa jaringan pipa tersebut diledakkan oleh penyabot yang terkait dengan Ukraina.
Baca Juga: Rusia: Dunia yang Berpusat pada Amerika Serikat Segera Berakhir
Awal pekan ini, lembaga penegak hukum melaporkan penangkapan seorang pria sehubungan dengan serangan tersebut, dan mengatakan bahwa serangan tersebut dilakukan atas nama Ukraina.
Beberapa media Barat sebelumnya melaporkan, mengutip sumber Ukraina yang tidak disebutkan namanya, bahwa agen yang bekerja untuk Dinas Keamanan Ukraina (SBU) telah meledakkan bahan peledak di terowongan kereta api di Siberia, menargetkan rute tersebut karena dugaan penggunaannya untuk mengangkut pasokan militer.
Pada bulan September 2022, jaringan pipa gas Nord Stream 1 dan 2, yang menghubungkan Rusia dan Jerman di bawah Laut Baltik, disabotase oleh ledakan. Berlin belum mengidentifikasi pelaku serangan tersebut, yang menurut Moskow didalangi oleh badan intelijen AS. Sementara itu, beberapa media Barat menyatakan bahwa jaringan pipa tersebut diledakkan oleh penyabot yang terkait dengan Ukraina.
(fjo)
Lihat Juga :