Harga Emas Cetak Rekor, Bagaimana Prospek Emiten Pemainnya?

Senin, 04 Desember 2023 - 11:51 WIB
CEO Edvisor.ID Praska Putrantyo menuturkan kenaikan harga emas memberi eksposur sentimen terhadap ANTM dan MDKA. Secara teknikal keduanya cukup menarik untuk masuk dengan target jangka pendek-menengah.

“Memang kinerja ANTM-MDKA akan tereksporsur membaiknya harga emas di pasar nasional di Q4 2023-Q1 2024. Apabila harga emas mampu bertahan di atas USD1.800 hingga USD2.000an per troy ounce, maka bisa mendongkrak kinerja,” paparnya dalam Power Breakfast IDX Channel.

ANTM telah menyentuh level terendah sejak Juli tahun lalu. Akumulasi beli, terang Praska, dapat dilakukan di kisaran Rp1.690 sampai Rp1.720, dengan target exit jangka pendek di Rp1.850.

Hari ini hingga pukul 10:52 WIB, ANTM menguat 4,69% di Rp1.780 per saham. Transaksi mencapai Rp110,86 miliar, dengan net-volume 62,56 juta lembar saham.

Sedangkan MDKA dinilai sudah mengalami rebound dari posisi level support terendah di Rp2.100 sejak April 2021. Kendati mewaspadai terdapat tren bearsih, Praska menyebut MDKA dapat diakumulasi beli secara bertahap dalam rentang Rp2.510-Rp2.590. Sementara target exit terdekat di Rp2.970-Rp3.170.

Strategi investor sudah bisa melakukan akumulasi karena harga saham ANTM sudah menyentuh level terbawah waktu crash di bulan Juli 2022, jadi posisi terendah satu tahun terakhir. Meski masih punya trend bearish jangka pendek-menengah atau jangka panjang, investor bisa melakukan akumulais secara bertahp, hingga nanti target belinya di kisaran Rp1.690-Rp1.720, untuk target jangka pendek ada di Rp1.850.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!