Transaksi Bursa Karbon Masih Sepi, OJK Ungkap 71,95% Emisi Belum Laku Dijual
Senin, 04 Desember 2023 - 12:33 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan terkait progres perdagangan karbon. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) mengungkapkan, sebanyak 71,95% emisi karbon yang ditawarkan di bursa karbon belum terjual. Angka tersebut berdasarkan data OJK per November 2023.
"Ke depan, potensi bursa karbon masih sangat besar, mengingat 71,95% karbon yang ditawarkan masih belum terjual," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi dalam konferensi pers secara daring, Senin (4/12/2023).
Baca Juga: BEI Ungkap Ada 20 Perusahaan Siap Masuk Bursa Karbon
Inarno menjelaskan, sejak diluncurkan pada 26 September 2023 lalu hingga 30 November ini, telah tercatat sebanyak 41 pengguna jasa di bursa karbon yang mendapatkan izin. Sebelumnya, pada 31 Oktober 2023 lalu terdapat 25 pengguna jasa.
"Ke depan, potensi bursa karbon masih sangat besar, mengingat 71,95% karbon yang ditawarkan masih belum terjual," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi dalam konferensi pers secara daring, Senin (4/12/2023).
Baca Juga: BEI Ungkap Ada 20 Perusahaan Siap Masuk Bursa Karbon
Inarno menjelaskan, sejak diluncurkan pada 26 September 2023 lalu hingga 30 November ini, telah tercatat sebanyak 41 pengguna jasa di bursa karbon yang mendapatkan izin. Sebelumnya, pada 31 Oktober 2023 lalu terdapat 25 pengguna jasa.
Lihat Juga :