Gempar Usai Dibongkar 2 Peneliti AS, Ini Sosok Bank Terbesar Israel yang Dituding Jadi Lahan Cuan atas Serangan Hamas
Rabu, 06 Desember 2023 - 12:59 WIB
Otoritas Bursa Efek Tel Aviv (TASE) telah membantah penelitian itu. Menurut otoritas para penulis salah perhitungan, karena harga saham dicatatkan mirip dengan sen dan pence, bukan syikal, sehingga potensi keuntungan penjualan pendek hanya sebesar 32 juta syikal (mata uang Israel) atau sekitar USD8,59 juta belaka atau Rp133 miliar.
Meskipun demikian, jumlah transaksi saham itu memang mencengangkan. Selama periode 14 September hingga 5 Oktober (dua hari sebelum serangan), jumlah saham yang ditransaksikan mencapai 4,43 juta lembar.
Padahal, menurut studi tersebut, dengan mengamati Israel Exchange-Traded Fund, pada hari tertentu hanya sekitar 2.000 saham yang dijual. Namun, pada 2 Oktober lalu, jumlah tersebut melonjak hingga lebih dari 227.000 lembar saham.
Setelah laporan itu dikritik, kepada Reuters, Joshua Mitts dari Columbia University mengatakan laporan setebal 67 halaman tersebut kini telah diperbaiki, namun masalah mata uang ttidak mempengaruhi dana yang diperdagangkan di bursa yang "sangat tidak biasa" dan aktivitas opsi short selling yang juga diidentifikasi.
Leumi Bank atau Bank Nasional adalah sebuah bank di Israel yang didirikan pada 27 Februari 1902 di Jaffa oleh anggota pergerakan Zionis yang ingin mendorong industri, pembangunan, pertanian dan infrastruktur di wilayah yang suatu hari diharapkan akan menjadi tempat berdirinya negara Israel.
Saat ini, Leumi adalah bank terbesar Israel, berdasarkan total aset dengan kantor cabang di Luksemburg, Amerika Serikat, Swiss, Britania Raya, Meksiko, Uruguay, Rumania, Jersey dan China. Pada 2023 total aset bank ini mencapai USD184,2 miliar atau setara Rp2.885 triliun.
Meskipun demikian, jumlah transaksi saham itu memang mencengangkan. Selama periode 14 September hingga 5 Oktober (dua hari sebelum serangan), jumlah saham yang ditransaksikan mencapai 4,43 juta lembar.
Padahal, menurut studi tersebut, dengan mengamati Israel Exchange-Traded Fund, pada hari tertentu hanya sekitar 2.000 saham yang dijual. Namun, pada 2 Oktober lalu, jumlah tersebut melonjak hingga lebih dari 227.000 lembar saham.
Setelah laporan itu dikritik, kepada Reuters, Joshua Mitts dari Columbia University mengatakan laporan setebal 67 halaman tersebut kini telah diperbaiki, namun masalah mata uang ttidak mempengaruhi dana yang diperdagangkan di bursa yang "sangat tidak biasa" dan aktivitas opsi short selling yang juga diidentifikasi.
Leumi Bank atau Bank Nasional adalah sebuah bank di Israel yang didirikan pada 27 Februari 1902 di Jaffa oleh anggota pergerakan Zionis yang ingin mendorong industri, pembangunan, pertanian dan infrastruktur di wilayah yang suatu hari diharapkan akan menjadi tempat berdirinya negara Israel.
Saat ini, Leumi adalah bank terbesar Israel, berdasarkan total aset dengan kantor cabang di Luksemburg, Amerika Serikat, Swiss, Britania Raya, Meksiko, Uruguay, Rumania, Jersey dan China. Pada 2023 total aset bank ini mencapai USD184,2 miliar atau setara Rp2.885 triliun.
Lihat Juga :