Janji Ganjar Soal Pajak: Jangan Lagi Berburu di Kebun Binatang
Senin, 11 Desember 2023 - 20:47 WIB
Capres 2024 nomor urut 3 Ganjar Pranowo dalam Dialog Apindo Capres 2024 bertajuk Roadmap Perekonomian Indonesia 2024-2029 di Jakarta, Senin (11/12/2023). FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Capres 2024 Nomor Urut 3, yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo berjanji akan membenahi sistem perpajakan di dalam negeri. Ganjar berkomitmen akan menghilangkan cara berburu di kebun binatang.
"Jangan berburu di kebun binatang untuk urusan pajak dan jangan mancing di kolam," tegas Ganjar dalam Dialog Apindo Capres 2024 bertajuk Roadmap Perekonomian Indonesia 2024-2029, di Jakarta, Senin (11/12/2023).
Dia mengungkapkan, jangan berburu di kebun binatang merupakan istilah untuk mengkritisi kebijakan pemerintah yang menggenjot penerimaan pajak melalui intensifikasi.
Baca Juga: Ganjar Ingin Penerimaan Pajak Diurus oleh Lembaga di Bawah Presiden
Ganjar menilai, kebijakan ekstensifikasi atau perluasan wajib pajak baru perlu ditingkatkan dibandingkan menggenjot intensifikasi yang sudah sejak lama berjalan dam menimbulkan ketakutan bagi pelaku usaha.
"Kalau kita meningkatkan rasio sebenarnya ketakutan teman-teman pengusaha itu ya disembelih menjadi objek dan ditembaki berkali-kali," ujarnya.
"Jangan berburu di kebun binatang untuk urusan pajak dan jangan mancing di kolam," tegas Ganjar dalam Dialog Apindo Capres 2024 bertajuk Roadmap Perekonomian Indonesia 2024-2029, di Jakarta, Senin (11/12/2023).
Dia mengungkapkan, jangan berburu di kebun binatang merupakan istilah untuk mengkritisi kebijakan pemerintah yang menggenjot penerimaan pajak melalui intensifikasi.
Baca Juga: Ganjar Ingin Penerimaan Pajak Diurus oleh Lembaga di Bawah Presiden
Ganjar menilai, kebijakan ekstensifikasi atau perluasan wajib pajak baru perlu ditingkatkan dibandingkan menggenjot intensifikasi yang sudah sejak lama berjalan dam menimbulkan ketakutan bagi pelaku usaha.
"Kalau kita meningkatkan rasio sebenarnya ketakutan teman-teman pengusaha itu ya disembelih menjadi objek dan ditembaki berkali-kali," ujarnya.
Lihat Juga :