Sudah Teken, Luhut Sebut Investasi CBL di Indonesia Rp6 Triliun

Jum'at, 22 Desember 2023 - 14:31 WIB
"Sebenarnya sudah tanda tangan, itu kira-kira USD 420 juta, jadi walaupun harga nikel agak turun, saya pikir kemajuan dilakukan. Diumumkan pada tanggal 28 (Desember)," kata Luhut dalam konferensi pers Evaluasi Kinerja 2023 menuju Indonesia emas 2045, Jumat (22/12/2023).

Baca Juga: Memaksimalkan Potensi Indonesia Jadi Pusat Global Ekosistem Baterai EV

Adapun kesepakatan ini merupakan tindaklanjut dari PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat atau Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) dengan PT International Mineral Capital (PTIMC) yang merupakan anak usaha perseroan, dan Hong Kong CBL Limited (HKCBL) yang merupakan anak perusahaan Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL).

Perjanjian tersebut merupakan pengalihan sebagian kepemilikan saham pada PT Feni Haltim (PT FHT) untuk pengembangan dan pengoperasian kawasan industri sebagai lokasi pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) battery terintegrasi, serta perluasan dan pembangunan pelabuhan, dan infrastruktur lainnya.

"Termasuk di dalamnya pembangunan fasilitas pengolahan nikel berbasis teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) sebanyak empat line produksi, guna mewujudkan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik di Halmahera Timur, Maluku Utara,” kata Sekretaris Perusahaan ANTM, Syarif Faisal Alkadrie dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (9/5/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!