Jelang Tahun Baru, Dirjen Migas dan Pertamina Patra Niaga Pantau Keandalan Energi di NTT
Minggu, 31 Desember 2023 - 18:40 WIB
Dalam pantauannya di DPPU El Tari dan Fuel Terminal Tenau, secara umum stok energi di Nusa Tenggara Timur dalam kondisi aman. Proses penyaluran energi di Nusa Tenggara Timur dipastikan baik sebab sebanyak 6 DPPU, 8 Fuel Terminal, 129 SPBU, 11 SPDN, 35 Pertashop, 41 Agen Minyak Tanah, 5.322 Pangkalan Minyak Tanah, 5 Agen LPG NPSO, dan 334 Outlet LPG NPSO disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tersebar di Pulau Timor, Pulau Sumba, serta Pulau Flores, Lembata, dan Alor.
Setelah DPPU dan Fuel Terminal, Dirjen Migas dan rombongan kemudian melakukan peninjauan ke SPBU 5485106 Oesapa. Melihat adanya pengembangan konsumsi sebanyak 5-15%, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan mengatakan pihaknya turut menambah stok baik yang ada di Fuel Terminal, maupun di titik supply, seperti di SPBU yang sedang ditinjau.
“Pertamina Patra Niaga telah melakukan koordinasi dan berupaya untuk mengumpulkan semua informasi terkait dengan kegiatan pada saat Nataru, di mana terjadi bergitu banyak peningkatan konsumsi bahan bakar, khususnya di sektor transportasi. Pertamina Patra Niaga meningkatkan dan mempertebal stok dan juga kesiapan bahan bakar, baik minyak maupun LPG, meskipun LPG di sini belum dilakukan konversi tapi dilakukan peningkatan stok sebesar 5-15%,” katanya.
Riva menambahkan, pihaknya juga menyiagakan berbagai layanan tambahan untuk memperlancar perjalanan masyarakat yang sedang berlibur di saat Nataru. “Pertamina Patra Niaga menyiapkan berbagai layanan tambahan, berupa motorist yang fungsinya untuk mengirim bahan bakar saat diperlukan untuk mengirim langsung kepada pelanggan-pelanggannya. Selain itu, juga melakukan aktivitas Pertamina Siaga, di mana Pertamina terus memonitor semua kegiatan dan juga daerah-daerah yang menjadi daerah tujuan wisata. Serta terus memonitor jika terjadi bencana alam,” ujarnya.
Setelah DPPU dan Fuel Terminal, Dirjen Migas dan rombongan kemudian melakukan peninjauan ke SPBU 5485106 Oesapa. Melihat adanya pengembangan konsumsi sebanyak 5-15%, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan mengatakan pihaknya turut menambah stok baik yang ada di Fuel Terminal, maupun di titik supply, seperti di SPBU yang sedang ditinjau.
“Pertamina Patra Niaga telah melakukan koordinasi dan berupaya untuk mengumpulkan semua informasi terkait dengan kegiatan pada saat Nataru, di mana terjadi bergitu banyak peningkatan konsumsi bahan bakar, khususnya di sektor transportasi. Pertamina Patra Niaga meningkatkan dan mempertebal stok dan juga kesiapan bahan bakar, baik minyak maupun LPG, meskipun LPG di sini belum dilakukan konversi tapi dilakukan peningkatan stok sebesar 5-15%,” katanya.
Riva menambahkan, pihaknya juga menyiagakan berbagai layanan tambahan untuk memperlancar perjalanan masyarakat yang sedang berlibur di saat Nataru. “Pertamina Patra Niaga menyiapkan berbagai layanan tambahan, berupa motorist yang fungsinya untuk mengirim bahan bakar saat diperlukan untuk mengirim langsung kepada pelanggan-pelanggannya. Selain itu, juga melakukan aktivitas Pertamina Siaga, di mana Pertamina terus memonitor semua kegiatan dan juga daerah-daerah yang menjadi daerah tujuan wisata. Serta terus memonitor jika terjadi bencana alam,” ujarnya.
Lihat Juga :