Realisasi Belanja Negara Capai Rp3.121 Triliun Sepanjang 2023
Selasa, 02 Januari 2024 - 18:14 WIB
Kementerian Keuangan melaporkan belanja negara sepanjang 2023. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat Belanja Negara sepanjang 2023 menembus Rp3.121,9 triliun. Realisasi tersebut lebih tinggi 100,2% dari APBN Rp3.061,2 triliun dan 100,2% Perpres No. 75/2023 Rp3.117,2 triliun.
"Ini artinya belanja kita masih terakselerasi, naik, itu untuk Belanja Pemerintah Pusat (BPP) terutama belanja Kementerian/Lembaga (K/L) yang di dalam APBN awal di desain Rp1.008 triliun, realisasi sementara Rp1.153,5 triliun atau 115% dari anggaran belanja kementerian lembaga awal," jelas Sri dalam Konferensi Pers Kinerja dan Realisasi APBN di Jakarta, Selasa (2/1/2024).
Baca Juga: APBN 2023 Tekor Rp347 Triliun, Sri Mulyani: Lebih Kecil dari Target
Adapun belanja pemerintah pusat sepanjang 2023 terealisasi sebesar Rp2.240,6 triliun, turun sebesar 1,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, belanja kementerian dan lembaga (K/L) terealisasi sebesar Rp1.153,5 triliun atau tumbuh sebesar 6,3% secara tahunan, sementara belanja non-K/L terealisasi sebesar Rp1.087,2 triliun atau turun 9,0%.
"Ini artinya belanja kita masih terakselerasi, naik, itu untuk Belanja Pemerintah Pusat (BPP) terutama belanja Kementerian/Lembaga (K/L) yang di dalam APBN awal di desain Rp1.008 triliun, realisasi sementara Rp1.153,5 triliun atau 115% dari anggaran belanja kementerian lembaga awal," jelas Sri dalam Konferensi Pers Kinerja dan Realisasi APBN di Jakarta, Selasa (2/1/2024).
Baca Juga: APBN 2023 Tekor Rp347 Triliun, Sri Mulyani: Lebih Kecil dari Target
Adapun belanja pemerintah pusat sepanjang 2023 terealisasi sebesar Rp2.240,6 triliun, turun sebesar 1,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, belanja kementerian dan lembaga (K/L) terealisasi sebesar Rp1.153,5 triliun atau tumbuh sebesar 6,3% secara tahunan, sementara belanja non-K/L terealisasi sebesar Rp1.087,2 triliun atau turun 9,0%.
Lihat Juga :