7 Calon Emiten Siap Melantai di Bursa, Intip Profil Singkatnya
Kamis, 04 Januari 2024 - 21:32 WIB
Perseroan menawarkan sebanyak 531,42 juta saham atau 30% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dengan harga penawaran Rp338 per saham, perseroan bakal mendapatkan dana sebesar Rp179,62 miliar.
Sekitar 90% dana hasil penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) perseroan akan digunakan untuk pembayaran dalam rangka pembangunan LNG Station (Liquefied Natural Gas) di Galian Field Tambun Zone 7 Regional 2. Sementara sekitar 10% akan digunakan perseroan untuk modal kerja.
Melalui gelaran IPO, perseroan akan mendapat dana sebesar Rp532,78 miliar. Di mana, perseroan menawarkan sebanyak 1,21 miliar saham nama milik PT Sungai Mas Minerals (SMM) dan PT Inti Mega Ventura disingkat PT IMEV (d/h PT Mitra Marina Internasional) (IMEV).
Multi Spunindo Jaya merupakan perusahaan yang memiliki kegiatan usaha utama di bidang industri nonwoven secara business to business (B2B), dengan memproduksi produk nonwoven sheet, yang kemudian digunakan sebagai salah satu bahan baku produk jadi di berbagai sektor mulai dari sektor kesehatan seperti pembalut, popok, masker, dan lainnya, hingga sektor konstruksi dan agrikultur.
Perseroan menawarkan sebanyak 882,35 juta saham atau 15% dari total modal ditempatkan dan disetor. Dengan harga penawaran Rp300 per saham, perseroan berpotensi meraup dana segar sebesar Rp264,70 miliar dari gelaran IPO ini.
Sekitar 90% dana hasil penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) perseroan akan digunakan untuk pembayaran dalam rangka pembangunan LNG Station (Liquefied Natural Gas) di Galian Field Tambun Zone 7 Regional 2. Sementara sekitar 10% akan digunakan perseroan untuk modal kerja.
3. PT Adhi Kartiko Pratama
Keesokan harinya atau pada 9 Januari 2024, PT Adhi Kartiko Pratama bakal mencatatkan sahamnya dengan kode NICE. Perseroan masuk dalam sektor energi dan mengoperasikan pertambangan nikel.Melalui gelaran IPO, perseroan akan mendapat dana sebesar Rp532,78 miliar. Di mana, perseroan menawarkan sebanyak 1,21 miliar saham nama milik PT Sungai Mas Minerals (SMM) dan PT Inti Mega Ventura disingkat PT IMEV (d/h PT Mitra Marina Internasional) (IMEV).
4. PT Multi Spunindo Jaya Tbk
Lalu pada 10 Januari 2024, dua perusahaan dijadwalkan melantai di bursa, salah satunya yakni PT Multi Spunindo Jaya Tbk yang akan tercatat dengan kode MSJA.Multi Spunindo Jaya merupakan perusahaan yang memiliki kegiatan usaha utama di bidang industri nonwoven secara business to business (B2B), dengan memproduksi produk nonwoven sheet, yang kemudian digunakan sebagai salah satu bahan baku produk jadi di berbagai sektor mulai dari sektor kesehatan seperti pembalut, popok, masker, dan lainnya, hingga sektor konstruksi dan agrikultur.
Perseroan menawarkan sebanyak 882,35 juta saham atau 15% dari total modal ditempatkan dan disetor. Dengan harga penawaran Rp300 per saham, perseroan berpotensi meraup dana segar sebesar Rp264,70 miliar dari gelaran IPO ini.
5. PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk
Masih pada hari yang sama di 10 Januari 2024, ada PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk. yang akan melantai dengan kode saham SMLE. Sinergi Multi Lestarindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan bahan kimia khusus untuk bahan baku makanan dan minuman, bahan baku perawatan diri, serta bahan baku kimia industri.Lihat Juga :