Mandiri Investasi Targetkan Dana Kelolaan Tumbuh 10% di 2024
Rabu, 10 Januari 2024 - 11:15 WIB
"Tahun lalu adalah tahun penuh tantangan bagi industri jasa keuangan, khususnya pengelola asset management. Kami bersyukur Mandiri Investasi tetap dapat bertumbuh dan mempertahankan posisi pada 10 besar Manajer Investasi di Indonesia," ungkap Aliyahdin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/1/2024).
Untuk tahun ini, lanjut dia, kendati masih dibayang-bayangi oleh tekanan ekonomi global akibat kondisi geopolitik yang memanas, Mandiri Investasi optimistis dapat tumbuh dengan baik. Mandiri Investasi, kata dia, berencana menerbitkan sejumlah produk reksa dana dan produk-produk investasi alternatif serta meningkatkan pemasaran produk-produk yang telah ada.
"Pada tahun 2024, Mandiri Investasi menargetkan pertumbuhan dana kelolaan sebesar 10% yang didorong oleh reksa dana terbuka dari kelas aset saham, obligasi dan pasar uang serta produk investasi alternatif," paparnya.
Selain dari peluncuran produk baru, jelas Aliyahdin, mandiri Investasi akan meningkatkan dana kelolaan dari produk eksisting dengan menerapkan fitur share class. Dengan adanya share class, reksa dana Mandiri Investasi menurutnya akan dapat memenuhi kebutuhan investor yang dinamis secara kompetitif.
"Selain itu, kami juga akan meningkatkan penetrasi nasabah melalui sinergi dalam Mandiri Group dan meningkatkan pemasaran di Agen Penjual Efek Reksa Dana. Untuk menjangkau nasabah di luar Indonesia, kami akan mengoptimalkan subsidiary Mandiri Investasi di Singapura yaitu Mandiri Investment Management Singapore,” tuturnya.
Untuk tahun ini, lanjut dia, kendati masih dibayang-bayangi oleh tekanan ekonomi global akibat kondisi geopolitik yang memanas, Mandiri Investasi optimistis dapat tumbuh dengan baik. Mandiri Investasi, kata dia, berencana menerbitkan sejumlah produk reksa dana dan produk-produk investasi alternatif serta meningkatkan pemasaran produk-produk yang telah ada.
"Pada tahun 2024, Mandiri Investasi menargetkan pertumbuhan dana kelolaan sebesar 10% yang didorong oleh reksa dana terbuka dari kelas aset saham, obligasi dan pasar uang serta produk investasi alternatif," paparnya.
Selain dari peluncuran produk baru, jelas Aliyahdin, mandiri Investasi akan meningkatkan dana kelolaan dari produk eksisting dengan menerapkan fitur share class. Dengan adanya share class, reksa dana Mandiri Investasi menurutnya akan dapat memenuhi kebutuhan investor yang dinamis secara kompetitif.
"Selain itu, kami juga akan meningkatkan penetrasi nasabah melalui sinergi dalam Mandiri Group dan meningkatkan pemasaran di Agen Penjual Efek Reksa Dana. Untuk menjangkau nasabah di luar Indonesia, kami akan mengoptimalkan subsidiary Mandiri Investasi di Singapura yaitu Mandiri Investment Management Singapore,” tuturnya.
Lihat Juga :