Inflasi AS Kembali Memanas, Tembus 3,4 Persen Periode Desember

Kamis, 11 Januari 2024 - 22:01 WIB
Salah satu penyumbang inflasi adalah kenaikan harga pangan dan sewa properti. Data malam ini memberi sinyal bahwa perjuangan bank sentral AS atau Federal Resere belum berakhir.

Sebagaimana diketahui, puncak inflasi AS terjadi sebesar 9,1% pada Juni 2022, yang notabene tertinggi dalam 40 tahun terakhir, lalu mulai mendingin sejak saat itu. Mengutip Associated Press, Kamis (11/1), The Fed telah mengerek suku bunga acuan secara agresif sejak Maret 2022, dan memutuskan berhenti pada Juli 2023.

Baca Juga: Utang AS Cetak Rekor Tertinggi Baru, Ekonomi Terancam

Target Fed tetap sama, yakni inflasi harus masuk di level 2% sebelum berencana untuk memangkas suku bunga acuan. Konsensus pasar masih meyakini lembaga pimpinan Jerome Powell itu akan mulai mengurangsi 25 bps pada Maret 2024.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!