Melesat 70%, Global Mediacom Bukukan Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2019
Selasa, 11 Agustus 2020 - 15:17 WIB
Ruby menambahkan, di kagetori others atau sektor non-core, Global Mediacom mengalami penurunan 10%, seperti media cetak yang oplahnya mengalami penurunan. Kemudian, direct cost perseroan naik 11%. Lalu, kenaikan revenue jauh melebihi direct cost sehingga berdampak pada laba gross yang naik signifikan sebesar 12%.
Kemudian, general and administrative expenses Global Mediacom naik 7%, tetapi kenaikannya masih di bawah kenaikan gross profit, sehingga EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) mengalami kenaikan sebesar 12% atau Rp5,3 triliun. "Dengan kenaikan EBITDA 12 persen maka menghasilkan kenaikan net income sebesar 70% dibanding tahun 2018," kata dia.
(Baca Juga: Penyedia Layanan Digital Luar Negeri Wajib Bayar Pajak)
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Global Mediacom, David Fernando Audy menyampaikan, pendapatan perseroan disumbang masing-masing 60% dari MNCN dan 40% dari PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV). "Ke depannya mungkin MVN bisa lebih besar dan MNCN bakal turun tapi MVN mungkin akan lebih tinggi lagi," ucap David.
Kemudian, general and administrative expenses Global Mediacom naik 7%, tetapi kenaikannya masih di bawah kenaikan gross profit, sehingga EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) mengalami kenaikan sebesar 12% atau Rp5,3 triliun. "Dengan kenaikan EBITDA 12 persen maka menghasilkan kenaikan net income sebesar 70% dibanding tahun 2018," kata dia.
(Baca Juga: Penyedia Layanan Digital Luar Negeri Wajib Bayar Pajak)
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Global Mediacom, David Fernando Audy menyampaikan, pendapatan perseroan disumbang masing-masing 60% dari MNCN dan 40% dari PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV). "Ke depannya mungkin MVN bisa lebih besar dan MNCN bakal turun tapi MVN mungkin akan lebih tinggi lagi," ucap David.
(fai)
Lihat Juga :