Relawan Ganjar-Mahfud Sosialisasikan KTP Sakti hingga Program Gaji Guru Ngaji
Sabtu, 20 Januari 2024 - 23:00 WIB
Baca Juga: Dukung Keputusan Slank, Slankers Siap Berjuang Menangkan Ganjar-Mahfud
Dedi mengungkapkan, Ganjar-Mahfud juga berkomitmen untuk membebaskan petani dari kredit macet dan menerapkan program satu data pertanian Indonesia. Terutama di wilayah Lombok Timur, yang mayoritas penduduknya terlibat dalam sektor pertanian, program ini dianggap sangat relevan dan mendesak.
"Masyarakat kalau di Lombok Timur itu pertanian. Jadi terkait dengan pupuk, itu sudah ada di program pak Ganjar-Mahfud, jadinya sinkron. Terutama hutang-hutang (petani) mau dihapuskan," tegas Dedi.
Program KTP sakti hingga guru ngaji digaji dan dijamin kesehatannya mendapatkan respon positif masyarakat. Menurut tokoh pendidikan, Alwi, sebelumnya, masyarakat punya banyak kartu untuk bantuan. Sekarang, dengan KTP Sakti, semuanya bisa dicakup dalam satu kartu, praktis dan cepat.
"Ini sangat luar biasa, karena tidak perlu lagi ngurus A, ngurus B, C, karena sudah ada di KTP sakti itu. Sehingga itu artinya mempermudah akses, karena semuanya dapat diperoleh melalui satu kartu saja. Itu pun kartu yang dimiliki oleh masyarakat," ujar Alwi.
Dedi mengungkapkan, Ganjar-Mahfud juga berkomitmen untuk membebaskan petani dari kredit macet dan menerapkan program satu data pertanian Indonesia. Terutama di wilayah Lombok Timur, yang mayoritas penduduknya terlibat dalam sektor pertanian, program ini dianggap sangat relevan dan mendesak.
"Masyarakat kalau di Lombok Timur itu pertanian. Jadi terkait dengan pupuk, itu sudah ada di program pak Ganjar-Mahfud, jadinya sinkron. Terutama hutang-hutang (petani) mau dihapuskan," tegas Dedi.
Program KTP sakti hingga guru ngaji digaji dan dijamin kesehatannya mendapatkan respon positif masyarakat. Menurut tokoh pendidikan, Alwi, sebelumnya, masyarakat punya banyak kartu untuk bantuan. Sekarang, dengan KTP Sakti, semuanya bisa dicakup dalam satu kartu, praktis dan cepat.
"Ini sangat luar biasa, karena tidak perlu lagi ngurus A, ngurus B, C, karena sudah ada di KTP sakti itu. Sehingga itu artinya mempermudah akses, karena semuanya dapat diperoleh melalui satu kartu saja. Itu pun kartu yang dimiliki oleh masyarakat," ujar Alwi.
Lihat Juga :