Pabrik WPI Palembang Beroperasi, Siap Serap Gabah Petani
Selasa, 30 Januari 2024 - 21:09 WIB
Usai pengeringan, gabah yang sudah kering dikirim ke silo untuk disimpan. Selanjutnya gabah melalui proses husking (pemecahan kulit). Dari proses ini akan didapatkan brown rice. Sekam yang didapat dari proses ini akan digunakan untuk bahan bakar pabrik.
Selanjutnya untuk mendapatkan beras yang bersih masuk ke proses milling. Dari proses ini akan ada pemisahan bekatul. Hasilnya didapatkan padi yang bersih dan bekatul. ”Untuk bekatul akan dijual untuk pakan ternak dan sebagainya,” ujar Kepala Produksi Pabrik WPI Palembang Andreas Pradipta.
Dengan beroperasinya pabrik ini, WPI Palembang siap menyerap gabah para petani. Baik itu petani mitra maupun yang bukan. ”Semua kita terima namun tetap melalui proses yang telah kita tetapkan. Diteliti mutunya,” lanjut Arian. Baca juga: Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Padi Tahan Panas dan Butuh Sedikit Air
Namun Arian tidak menampik kalau beras dari petani mitra akan lebih memudahkan pihak pabrik untuk meneliti mutu gabah. Karena gabah dari petani mitra, WPI sudah tahu asal usul bibit dan memantau kualitasnya sejak tumbuh di sawah.
Selanjutnya untuk mendapatkan beras yang bersih masuk ke proses milling. Dari proses ini akan ada pemisahan bekatul. Hasilnya didapatkan padi yang bersih dan bekatul. ”Untuk bekatul akan dijual untuk pakan ternak dan sebagainya,” ujar Kepala Produksi Pabrik WPI Palembang Andreas Pradipta.
Dengan beroperasinya pabrik ini, WPI Palembang siap menyerap gabah para petani. Baik itu petani mitra maupun yang bukan. ”Semua kita terima namun tetap melalui proses yang telah kita tetapkan. Diteliti mutunya,” lanjut Arian. Baca juga: Pemanasan Global, Ilmuwan Ciptakan Padi Tahan Panas dan Butuh Sedikit Air
Namun Arian tidak menampik kalau beras dari petani mitra akan lebih memudahkan pihak pabrik untuk meneliti mutu gabah. Karena gabah dari petani mitra, WPI sudah tahu asal usul bibit dan memantau kualitasnya sejak tumbuh di sawah.
(poe)
Lihat Juga :