Negara Terkaya yang Sedang Berperang di Laut Merah, Ada Tetangga Indonesia

Sabtu, 03 Februari 2024 - 08:39 WIB
Krisis yang terjadi ini akan memengaruhi perdagangan global. Terhambatnya arus perdagangan ini kemungkinan besar juga akan berdampak pada tingkat inflasi, terutama di kawasan Eropa, Amerika, dan Asia.

AS kemudian membentuk koalisi angkatan laut internasional, Operation Prosperity Guardian, yang bertujuan melindungi jalur menuju Terusan Suez. Jumlah kapal yang melintasi jalur Terusan Suez tidak sedikit.

Baca Juga: Rusia dan China Bersatu Hadapi Senjata Biologis AS

Setidaknya, 17.000 kapal melintas di sepanjang Terusan Suez sampai Selat Bab al-Mandab. Jika dikalkulasi, tak kurang dari 12% perdagangan global melintas di jalur tersebut. Negara-negara dalam koalisi di antaranya, Inggris, Australia, Bahrain, Belgia, Kanada, Denmark, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Singapura dan Selandia Baru.

Berikut negara-negara kaya yang bergabung dalam koalisi AS berperang di Laut Merah di rangkum SINDOnews dari Wisevoter, Sabtu (3/2/2024).

1. Singapura

Singapura memiliki produk domestik bruto (Gross Domestic Product/GDP) per kapita sebesar USD72.794, menempatkan di peringkat tinggi sebagai negara dengan pendapatan rata-rata per individu yang tinggi. Singapura dikenal dengan ekonomi yang sangat terdiversifikasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!