Perbandingan OECD dan BRICS dari Latar Belakang hingga Negara Anggota
Rabu, 07 Februari 2024 - 14:25 WIB
OECD (The Organization for Economic Co-operation and Development) atau Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi ini merupakan forum yang didirikan di Paris pada tanggal 14 Desember 1960.
Awalnya OECD dibentuk oleh 18 negara Eropa bersama Amerika dan Kanada dengan tujuan mempererat kerja sama ekonomi pembangunan.
Dalam deklarasi pertemuan puncak, para pemimpin BRICS berkomitmen untuk memperkuat kerja sama guna memajukan perdamaian, tatanan internasional yang lebih representatif, sistem multilateral yang dihidupkan kembali dan direformasi, pembangunan berkelanjutan, dan pertumbuhan inklusif.
Mereka menyoroti peran penting kerja sama multilateral dalam membatasi risiko yang berasal dari fragmentasi geopolitik dan geoekonomi dan berjanji untuk mengintensifkan upaya perdagangan, pengentasan kemiskinan dan kelaparan, pembangunan berkelanjutan, perubahan iklim, pendidikan, dan kesehatan, serta bidang-bidang lain yang menjadi kepentingan bersama.
Baca Juga: Ngebet Gabung OECD, Menteri Suharso Ungkap Keuntungannya Bagi Indonesia
Awalnya OECD dibentuk oleh 18 negara Eropa bersama Amerika dan Kanada dengan tujuan mempererat kerja sama ekonomi pembangunan.
2. Tujuan
Dalam deklarasi pertemuan puncak, para pemimpin BRICS berkomitmen untuk memperkuat kerja sama guna memajukan perdamaian, tatanan internasional yang lebih representatif, sistem multilateral yang dihidupkan kembali dan direformasi, pembangunan berkelanjutan, dan pertumbuhan inklusif.
Mereka menyoroti peran penting kerja sama multilateral dalam membatasi risiko yang berasal dari fragmentasi geopolitik dan geoekonomi dan berjanji untuk mengintensifkan upaya perdagangan, pengentasan kemiskinan dan kelaparan, pembangunan berkelanjutan, perubahan iklim, pendidikan, dan kesehatan, serta bidang-bidang lain yang menjadi kepentingan bersama.
Baca Juga: Ngebet Gabung OECD, Menteri Suharso Ungkap Keuntungannya Bagi Indonesia
Lihat Juga :