Harga Beras Ugal-ugalan, Pedagang Pasar Cipinang Akui Pasokan Tersendat

Selasa, 13 Februari 2024 - 17:40 WIB
Baca Juga: Harga Beras Menggila, Mentan Lapor ke Jokowi Produksi Petani Turun

Ida juga menceritakan, ketika pasokan beras dari operasi pasar Pemerintah sedang melimpah, maka harga beras cenderung stabil. Kalaupun mengalami kenaikan, tidak setinggi seperti yang saat ini tengah terjadi.

"Kalau beras operasi pasar lagi banyak atau melimpah, mungkin harga pasar bisa stabil. Tapi ini beras operasi pasar sedikit yang keluar, jadi tidak bisa menstabilkan harga ini," sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Ida juga memaparkan kenaikan harga beras tertinggi ini terjadi untuk beras maros IR 64 dan IR42. Harga beras IR 64 saat ini dibanderol Ida dengan harga Rp15.500 per kg, padahal bulan Januari lalu harganya masih sekitar Rp13.000/kg. Kondisi demikian juga terjadi untuk harga beras IR42 atau beras perak, yang saat ini mengalami lonjakan.

Menurutnya, kenaikan harga beras ini praktis menimbulkan reaksi ditingkat konsumen. Ida mengaku banyak konsumen yang mulai menahan belanja beras hingga pemilu, karena diperkirakan harganya kembali turun pasca pencoblosan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!