Stafsus KSAD Dorong Masyarakat Manfaatkan Limbah Tepung Aren untuk Co-firing PLTU

Kamis, 15 Februari 2024 - 21:35 WIB
Sebagai Sub Holding yang bertugas menjaga rantai pasok energi primer di Indonesia, lanjut dia, PLN EPI berupaya memaksimalkan pemanfaatan limbah pertanian, perkebunan, dan kehutanan yang selama ini belum termanfaatkan maksimal. Terlebih, di tahun 2024 PLN Grup telah mencanangkan implementasi teknologi co-firing biomassa di 43 PLTU, bahkan direncanakan mencapai 52 PLTU di tahun 2025.

Pada kesempatan yang sama, Camat Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Iyus Sunardi mengucapkan terima kasih kepada PLN EPI. Iyus mengatakan, di wilayahnya terdapat belasan pabrik pengolahan tepung aren. Pengolahan itu menghasilkan limbah yang selama ini ditumpuk begitu saja di area dekat pabrik hingga menggunung.

Selama ini, kata dia, pihaknya sudah berupaya menangani limbah pengolahan tepung aren dengan menggandeng berbagai pihak lain. Namun, penanganan limbah tersebut belum maksimal. Buktinya, di Dusun Sarayuda hingga saat ini masih terdapat belasan titik tumpukan limbah pengolahan tepung aren.

Dia juga mengaku senang karena selain mengatasi persoalan limbah, ada aktivitas ekonomi tambahan yang timbul dan melibatkan masyarakat serta UMKM setempat. "Karena itu kami sangat bersyukur dan mengapresiasi PLN EPI, PLN Nusantara Power, dan mitranya PT Pondok Hijau Energi. Semoga, ini menjadi solusi penanganan limbah dan ada perputaran ekonomi rakyat pedesaan, yang sekaligus turut mencegah pemanasan global," tutupnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!