Penjualan Naik Saat Pandemi, Emiten Sarung Tangan ini Siap Bagi-bagi Dividen
Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:44 WIB
“Manajemen MARK telah berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, antara lain dengan mengusulkan dividen tunai setiap tahunnya. Dan tahun ini merupakan tahun ketiga MARK membagikan dividen setelah IPO pada tahun 2017 silam,” kata Ridwan dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (13/8/2020).
Perseroan berhasil menjaga tingkat efisiensi serta mempertahankan kualitas produk sesuai dengan permintaan pelanggan. Hal ini terlihat dari keberhasilan MARK menjaga margin laba kotor sebesar 43,26% dengan nilai sebesar Rp156,42 miliar. “Kinerja yang positif membuat Perseroan mampu meningkatkan laba bersih di tahun 2019," sebutnya.
Perseroan berhasil memperoleh laba bersih pada tahun 2019 sebesar Rp88,00 miliar yang meningkat sebesar 7,45% jika dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp81,90 miliar. (Baca juga: Melesat 70%, Global Mediacom Bukukan Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2019 )
Peningkatan laba bersih ini sebagai akibat dari peningkatan Penjualan Perseroan pada tahun 2019 sebesar 11,08% menjadi Rp361,54 miliar jika dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp325,47 miliar.
Pertumbuhan kinerja operasional yang dicapai MARK pada tahun 2019 berjalan seiring dengan peningkatan kinerja keuangan dimana Total Aset Perseroan meningkat sebesar 38,72% menjadi Rp441,25 miliar per 31 Desember 2019 dibandingkan dengan Rp318,08 miliar Per 31 Desember 2018.
Perseroan berhasil menjaga tingkat efisiensi serta mempertahankan kualitas produk sesuai dengan permintaan pelanggan. Hal ini terlihat dari keberhasilan MARK menjaga margin laba kotor sebesar 43,26% dengan nilai sebesar Rp156,42 miliar. “Kinerja yang positif membuat Perseroan mampu meningkatkan laba bersih di tahun 2019," sebutnya.
Perseroan berhasil memperoleh laba bersih pada tahun 2019 sebesar Rp88,00 miliar yang meningkat sebesar 7,45% jika dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp81,90 miliar. (Baca juga: Melesat 70%, Global Mediacom Bukukan Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2019 )
Peningkatan laba bersih ini sebagai akibat dari peningkatan Penjualan Perseroan pada tahun 2019 sebesar 11,08% menjadi Rp361,54 miliar jika dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp325,47 miliar.
Pertumbuhan kinerja operasional yang dicapai MARK pada tahun 2019 berjalan seiring dengan peningkatan kinerja keuangan dimana Total Aset Perseroan meningkat sebesar 38,72% menjadi Rp441,25 miliar per 31 Desember 2019 dibandingkan dengan Rp318,08 miliar Per 31 Desember 2018.
Lihat Juga :