Warning! Bansos Hampir Rp500 Triliun Tak Akan Ampuh Redam Inflasi
Minggu, 03 Maret 2024 - 15:14 WIB
Baca Juga: Awal Tahun, Jokowi Habiskan Anggaran Rp17,5 Triliun Buat Bansos
Sebagai informasi dana jumbo disiapkan untuk program perlindungan sosial (perlinsos) yang terdiri dari bantuan pangan hingga Juni 2024 dan bantuan langsung tunai (BLT) hingga Maret 2024 yang mencapai Rp496,8 triliun. Angka tersebut nyaris sama dengan perlinsos 2020 saat Pandemi Covid-19 sebesar Rp498,0 triliun.
Bansos ini menjadi sorotan bukan hanya karena anggarannya yang sangat besar, tapi juga terkesan terburu-terburu karena disalurkan menjelang Pemilu 2024. Beralasan untuk mengendalikan laju inflasi pangan, justru saat ini yang terjadi perlahan merangkak naik.
Pengamat menilai program bansos bukan menjadi solusi menekan inflasi. Faktor pendorong inflasi bervariasi dan umumnya karena kenaikan harga pangan dan karga komoditas global.
Pemberian Bansos untuk memastikan kelompok yang dinilai rentan, tetap memiliki daya beli ketika terjadi kenaikan harga. Melalui bantuan ini mereka bisa melakukan pola konsumsi yang mereka lakukan tanpa tertekan lonjakan harga.
Sebagai informasi dana jumbo disiapkan untuk program perlindungan sosial (perlinsos) yang terdiri dari bantuan pangan hingga Juni 2024 dan bantuan langsung tunai (BLT) hingga Maret 2024 yang mencapai Rp496,8 triliun. Angka tersebut nyaris sama dengan perlinsos 2020 saat Pandemi Covid-19 sebesar Rp498,0 triliun.
Bansos ini menjadi sorotan bukan hanya karena anggarannya yang sangat besar, tapi juga terkesan terburu-terburu karena disalurkan menjelang Pemilu 2024. Beralasan untuk mengendalikan laju inflasi pangan, justru saat ini yang terjadi perlahan merangkak naik.
Pengamat menilai program bansos bukan menjadi solusi menekan inflasi. Faktor pendorong inflasi bervariasi dan umumnya karena kenaikan harga pangan dan karga komoditas global.
Pemberian Bansos untuk memastikan kelompok yang dinilai rentan, tetap memiliki daya beli ketika terjadi kenaikan harga. Melalui bantuan ini mereka bisa melakukan pola konsumsi yang mereka lakukan tanpa tertekan lonjakan harga.
Lihat Juga :