Didukung 6 Cabang Luar Negeri, Internasional Banking BNI Makin Moncer

Jum'at, 14 Agustus 2020 - 15:26 WIB
Pemimpin BNI Cabang New York, Aidil Azhar, menuturkan, salah satu kelebihan BNI New York adalah menjadi anggota Fedwire sejak 2018. Fedwire merupakan fasilitas kliring lokal pada bank sentral Amerika Serikat, yakni The Federal Reserve. Sebagai anggota Fedwire, BNI New York dapat memproses transaksi payment secara langsung tanpa perlu ke bank koresponden. Transaksi payment tersebut berupa commercial payment, baik dalam bentuk remittance, trade finance, maupun bank to bank payment, terkait dengan pelayanan treasury.

"BNI New York merupakan salah satu bank Indonesia pertama yang menjadi member Fedwire. Dengan menjadi member, BNI New York dapat menawarkan pelayanan transaksi bank koresponden ke bank-bank komersial di Indonesia. Bank-bank buku dua ataupun buku tiga di Indonesia yang sudah berstatus devisa dapat kami layani untuk bertransaksi dengan USD. Biasanya mereka membuka rekening di BNI New York dalam bentuk USD," ujar Aidil.

BNI KCLN New York, sebagai office networks, juga mendapat mandat menjadi jembatan Indonesia dan dunia. Itulah sebabnya BNI KCLN New York berfokus pada berbagai bisnis yang terkait dengan Indonesia. "Kami di New York ini diharapkan bisa memberikan bantuan kepada pebisnis lokal yang akan melakukan transaksi dengan Indonesia, ataupun pebisnis Indonesia yang ingin go international atau memasarkan produknya di pasar internasional," kata Aidil.

Terkait dengan fungsinya sebagai sumber pendanaan berdenominasi dolar Amerika Serikat, BNI KCLN New York sejak tahun ini menciptakan inisiatif baru, yakni meluncurkan program Certificate of Deposit (CD). Program CD (global CD) ini maksimum sebesar USD1 miliar dan berlaku selama dua tahun.

(Baca Juga: BNI Perkuat Pembiayaan USD di New York)

"Sampai Juli 2020, BNI KCLN New York sudah menerbitkan CD senilai USD600 juta. Masih ada sisa USD400 juta dari target program kami yang sebesar USD1 miliar," ujarnya. Penerbitan CD berdasarkan kebutuhan, kapan dibutuhkan, dan pihaknya akan segera menerbitkan. "Tenornya bisa satu bulan, tiga bulan, enam bulan, sembilan bulan, sampai satu tahun," imbuh Aidil.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!