Sri Mulyani Wanti-wanti Jangan Sepelekan Lonjakan Harga Pangan

Kamis, 07 Maret 2024 - 16:00 WIB
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mencatat Indonesia ada di tengah situasi dunia yang masih bergumul dengan tekanan inflasi yang relatif tinggi. Namun, Indonesia memiliki tingkat headline inflasi atau inflasi utama yang cukup rendah.

Hanya saja, Indonesia tidak boleh menyepelekan kenaikan harga pangan, karena faktor inflasi dari pangan menunjukan tekanan, khususnya menjelang Ramadan dan Lebaran 2024. Sri Mulyani meminta perlu diwaspadai dan diatasi.

"Kita juga mensyukuri pertumbuhan ekonomi kita yang resiliensi dan juga terjaga dari sisi inflasi yang rendah. Indonesia di dalam situasi dunia yang masih bergumul dengan tekanan inflasi yang relatif tinggi,” paparnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Ketir-ketir Lonjakan Harga Beras Bakal Kerek Inflasi

Pertumbuhan makro ekonomi nasional Indonesia di level 5 persen, lanjut dia, juga mampu menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan. Menurutnya, hal ini menunjukan adanya inklusivitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!