Dukung Net Zero Carbon, Bank OCBC Kucurkan Pembiayaan Berkelanjutan Rp32 T di 2023

Selasa, 19 Maret 2024 - 08:31 WIB
Baca Juga: Survei OCBC NISP Membuktikan 76% Kesehatan Keuangan Masyarakat Indonesia Belum Baik

Menurut perseroan, penerapan aspek environmental, social, and governance (ESG) tidak terbatas pada pembiayaan hijau saja. Belum lama ini, OCBC Space yang merupakan green and smart building di BSD, Tangerang, memperoleh sertifikasi Level 2 "Advanced" dari International Finance Corporation (IFC) dan Green Building Council (GBC) Indonesia.

“Dengan penerimaan sertifikat tersebut, kami telah menghemat emisi, karbon, energi, air, dan menggunakan listrik energi yang terkandung dalam material bangunan,” kata Parwati.

Perseroan telah menghemat emisi karbon dari aktivitas operasional sebanyak 1.600 karbon atau setara dengan menanam 24.000 pohon dalam setahun. Penghematan termasuk pada energi sebesar 42%, penghematan air sebesar 82%, dan menggunakan 22% lebih sedikit energi yang terkandung dalam material bangunan.

Pada April 2023, OCBC menjadi bank pertama di Indonesia yang menggunakan energi hijau PLN dan menerima sertifikat energi hijau atau renewable energy certificate (REC). Melalui REC, PLN akan memastikan bahwa tenaga listrik yang dibeli oleh bank merupakan produksi dari pembangkit listrik berbahan bakar energi terbarukan dan akan digunakan di cabang-cabang OCBC yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pelestarian lingkungan, OCBC juga telah menjalin kerja sama dengan komunitas lingkungan Mangrove Jakarta Community dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun lalu. Kerja sama tersebut dengan melakukan penanaman 5.000 pohon mangrove di dua lokasi Ekowisata Mangrove PIK dan Pulau Tidung Kecil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!