Tak Main-main, Aset Raksasa di Balik KB Bank Ini Setara Empat Bank KBMI 4

Selasa, 02 April 2024 - 10:47 WIB
Jumlah tersebut tentu bukanlah angka yang kecil. Keempat bank ini juga mampu mencatatkan pertumbuhan aset di atas 5 persen. BMRI mampu meningkatkan aset konsolidasian 9,11 persen dalam setahunan. BBRI tumbuh 9,9 persen, sedangkan BBCA naik 7,2 persen. Sementara BBNI, total asetnya pun mampu tumbuh 7 persen per akhir September 2023.

Tak heran, industri perbankan di Indonesia terlihat bak oase segar di pandangan para investor luar negeri. Tak terkecuali KB Financial Group (KBFG) yang mulai melantai di pasar Indonesia pada 2018 lalu. Melalui KB Kookmin Bank, KBFG mengakuisisi Bank Bukopin yang kini mengibarkan merek dan logo baru sebagai KB Bank.

“Kami yakin dengan penggantian nama ini akan semakin meningkatkan kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat brand 'KB' sebagai bank yang terdepan, terpercaya dan dicintai masyarakat Indonesia," tutur Presiden Direktur KB Bank Tom (Woo Yeul) Lee, belum lama ini.

Meski kini KB Bank masih berada dalam level KBMI 2 dengan modal inti berkisar antara Rp6 triliun hingga Rp14 triliun. Namun, raksasa di balik bank ini ‘bukan kaleng-kaleng’. Aset KB Kookmin Bank hingga akhir September 2023 tercatat senilai 519,05 triliun Won (atau sekira Rp6.124 triliun). Angka ini bahkan setara dengan jumlah aset keempat bank terbesar di Indonesia yang masuk kategori KBMI 4.

KB Bank sejatinya memang telah memulai era transformasi sejak 2021 dengan mengintegrasikan praktik perbankan terbaik dari Korea Selatan dan Indonesia, termasuk adopsi teknologi Next Generation Banking System (NGBS) dari KBFG, sebagai bagian dari kolaborasi grup untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!