AS dan UE Ketar-ketir Hadapi Model Ekonomi Alternatif China
Jum'at, 05 April 2024 - 14:27 WIB
Pejabat perdagangan tersebut menggambarkan China sebagai sebuah sistem yang telah mereka nyatakan sebagai sistem yang tidak berbasis pasar, namun secara fundamental dikembangkan secara berbeda, sehingga sistem berbasis pasar seperti yang dimiliki Barat akan kesulitan untuk dapat bersaing dan bertahan.
Tai berpendapat bahwa kecuali AS dan UE menemukan cara untuk mempertahankan cara kerja perekonomian mereka, maka kedua pasar itu tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. "Dan hal ini akan berdampak signifikan terhadap dampak ekonomi dan politik pada sistem kita," cetusnya.
Kepala Perdagangan AS itu menyerukan kebijakan defensif seperti tarif, serta langkah-langkah yang lebih bersifat pelanggaran, termasuk langkah-langkah insentif untuk mengoreksi dinamika pasar yang tidak menguntungkan negara tersebut. Dia menunjuk pada tingginya produksi baja, aluminium, panel surya, dan kendaraan listrik di China sebagai penyebab kekhawatiran khusus.
Baca Juga: AS Siap Tempatkan Rudal Jarak Menengah di Indo-Pasifik untuk Lawan China
Para pejabat Amerika telah berulang kali menyebut China sebagai pesaing utama mereka, dan pada saat yang sama memperketat pembatasan ekonomi terhadap Negeri Panda itu. Tarif AS terhadap barang-barang China telah dinaikkan secara signifikan di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, yang melancarkan perang dagang pada 2018 lalu.
Tai berpendapat bahwa kecuali AS dan UE menemukan cara untuk mempertahankan cara kerja perekonomian mereka, maka kedua pasar itu tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. "Dan hal ini akan berdampak signifikan terhadap dampak ekonomi dan politik pada sistem kita," cetusnya.
Kepala Perdagangan AS itu menyerukan kebijakan defensif seperti tarif, serta langkah-langkah yang lebih bersifat pelanggaran, termasuk langkah-langkah insentif untuk mengoreksi dinamika pasar yang tidak menguntungkan negara tersebut. Dia menunjuk pada tingginya produksi baja, aluminium, panel surya, dan kendaraan listrik di China sebagai penyebab kekhawatiran khusus.
Baca Juga: AS Siap Tempatkan Rudal Jarak Menengah di Indo-Pasifik untuk Lawan China
Para pejabat Amerika telah berulang kali menyebut China sebagai pesaing utama mereka, dan pada saat yang sama memperketat pembatasan ekonomi terhadap Negeri Panda itu. Tarif AS terhadap barang-barang China telah dinaikkan secara signifikan di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, yang melancarkan perang dagang pada 2018 lalu.
Lihat Juga :