Harga Emas Dunia Meroket Dekati Rekor Tertinggi, meski The Fed Diragukan Pangkas Suku Bunga

Kamis, 11 April 2024 - 19:04 WIB

Daya Tarik Harga Emas

Emas secara tradisional dipandang sebagai investasi yang aman di masa-masa sulit, dan sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Logam mulia telah memecahkan rekor sejak pertengahan Februari, didorong oleh ekspektasi penurunan suku bunga AS, ketegangan geopolitik dan kesengsaraan ekonomi China.

Baca Juga: Bank Sentral di Dunia Pesta Emas, Sepanjang Tahun Ini Borong 800 Ton

Pedagang berjangka menurunkan proyeksi soal seberapa besar Federal Reserve AS, bakal memangkas suku bunga tahun ini ke level terendah sejak Oktober. Suku bunga tinggi biasanya bakal membatasi daya tarik pemegang emas, meski sejauh ini logam mulia terus menjaga daya tariknya.

Para pelaku pasar masih menanti risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve AS untuk menjadi sinyal terbaru tentang arah suku bunga AS di masa depan. Sementara itu data terbaru ingkat inflasi Amerika Serikat (AS) mencapai 3,5 year-on-year (yoy) pada Maret 2024.

Angka ini lebih tinggi dari perkiraan sebesar 3,4% yoy, sekaligus memanas dari periode sebelumnya sebesar 3,2% yoy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!