Israel Serang Iran, Harga Emas Dunia Meroket Dekati Rekor Tertinggi

Jum'at, 19 April 2024 - 14:38 WIB
Kenaikan harga minyak yang tajam dan berkelanjutan berisiko memicu inflasi. Negara-negara sangat bergantung pada komoditas ini, yang digunakan untuk memproduksi bahan bakar seperti bensin dan diesel. Harga bahan bakar dan energi telah menjadi pendorong utama di balik kenaikan biaya hidup di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir.

Randeep Somel, fund manager di M&G Investment Management, mengatakan kepada program Today di BBC: "Kekhawatiran pasar terutama adalah masalah inflasi, bahwa hal ini akan menambah inflasi," kata dia dikutip dari BBC, Jumat (19/4/2024).

Meskipun laju inflasi telah melambat, di Inggris, laju inflasi masih berada di atas target 2% Bank of England dan beberapa ekonom memperkirakan bahwa penurunan suku bunga mungkin baru akan terjadi pada musim panas atau akhir tahun ini.

"Di Inggris, tingkat inflasi masih sekitar 3,2% - masih jauh dari target - dan ini menjadi sedikit kekhawatiran bagi para pembuat kebijakan," kata Somel. "Senang melihat bahwa hal ini tidak meningkat lebih jauh dan semoga gangguan pada pasar tidak berlangsung lama."

Harga emas sering kali naik di saat-saat ketidakpastian karena emas dipandang sebagai investasi yang aman. Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah telah menimbulkan kekhawatiran tentang apakah pengiriman melalui Selat Hormuz antara Oman dan Iran akan terpengaruh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!